Jakarta, VIVA – Nama Saepul Bahri Binzein atau yang lebih dikenal sebagai Om Zein belakangan menjadi salah satu tokoh yang paling banyak dicari publik. Bukan karena kebijakan pemerintahannya sebagai Bupati Purwakarta, melainkan karena lagunya yang berjudul "Lalaki Langit Lalanang Bejad" yang diperkenalkannya memicu polemik di media sosial.
Di tengah derasnya kritik terhadap isi lirik lagu tersebut, masyarakat justru mulai penasaran dengan latar belakang Om Zein. Banyak yang mencari tahu siapa sebenarnya sosok kepala daerah tersebut, mulai dari riwayat pendidikan, perjalanan karier, hingga kiprahnya di dunia organisasi sebelum menjadi orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pencarian mengenai profil Om Zein pun meningkat setelah lagu yang dibawakannya menuai beragam respons. Sebagian masyarakat menilai sejumlah lirik dalam lagu tersebut mengandung stereotip terhadap perempuan dan menjadikan persoalan biologis perempuan sebagai bahan candaan. Namun di sisi lain, Om Zein menegaskan lagu tersebut merupakan kisah perjalanan hidup pribadinya.
Latar Pendidikan
Saepul Bahri Binzein lahir di Subang, Jawa Barat, pada 14 Agustus 1972. Sejak kecil, ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang religius dan banyak menghabiskan masa pertumbuhannya di pondok pesantren.
Pendidikan formalnya dimulai di SDN Simpar 2 pada periode 1980-1986. Setelah itu, ia melanjutkan sekolah di MTs Matlaul Anwar hingga 1989 sebelum meneruskan pendidikan ke MAN Subang dan lulus pada 1992.
Perjalanan akademiknya berlanjut ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Huda, tempat ia meraih gelar Sarjana Agama Islam (S.Ag.) pada 1997.
Aktif Berorganisasi Sebelum Terjun ke Dunia Politik
Jauh sebelum menduduki jabatan sebagai kepala daerah, Om Zein dikenal aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan.
Ia pernah bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pada periode 1994-1995, Om Zein dipercaya menjabat sebagai Sekretaris HMI Cabang Purwakarta.
Karier organisasinya terus berkembang hingga akhirnya dipercaya menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purwakarta periode 2004-2007.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pengalaman di berbagai organisasi tersebut kemudian menjadi bekal saat dirinya memasuki dunia politik.
Resmi Menjadi Bupati Purwakarta
Halaman Selanjutnya
Pada Pilkada Purwakarta 2024, pasangan Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin berhasil memenangkan pemilihan dengan memperoleh 251.998 suara atau sekitar 48,48 persen dari total suara sah.

1 week ago
12











