Tim yang Diimbangi Timnas Indonesia Menggila di Piala Dunia 2026

11 hours ago 1

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:23 WIB

VIVA – Australia membuat kejutan besar pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026. Menghadapi Turki yang lebih diunggulkan, Socceroos tampil efektif dan sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0 di BC Place, Vancouver, Minggu 14 Juni 2026 pagi WIB.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Australia dalam persaingan menuju babak 16 besar. Lebih dari itu, hasil tersebut menunjukkan bahwa wakil Asia tersebut siap menjadi kuda hitam yang bisa merepotkan tim-tim besar di turnamen ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak peluit kick-off dibunyikan, tim yang pernah diimbangi Timnas Indonesia ini tampil tanpa rasa takut. Anak asuh Tony Popovic berani memainkan bola dari kaki ke kaki dan beberapa kali mampu keluar dari tekanan Turki yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman Eropa.

Meski demikian, Turki sempat memberikan ancaman terlebih dahulu pada menit ke-26. Sebuah tembakan keras mengarah ke gawang Australia, namun masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper Patrick Beach.

Momen itu justru menjadi titik balik pertandingan. Berawal dari penyelamatan tersebut, Beach langsung mengirim bola jauh ke depan yang berubah menjadi serangan balik mematikan. Nestory Irankunda yang menerima bola menunjukkan kecepatan luar biasanya.

Pemain muda yang digadang-gadang menjadi masa depan Australia itu memenangkan duel sprint melawan bek senior Turki, Merih Demiral. Setelah berhasil mengecoh lawannya, Irankunda melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di tiang dekat gawang Turki.

Gol pada menit ke-27 itu membuat Australia unggul 1-0. Tertinggal satu gol membuat Turki meningkatkan intensitas serangan. Hanya semenit setelah kebobolan, Abdulkerim Bardakci hampir menyamakan kedudukan melalui tembakan keras dari luar kotak penalti.

Beruntung bagi Australia, Patrick Beach kembali tampil gemilang dengan menepis bola yang kemudian membentur tiang gawang.

Tekanan Turki terus berlanjut. Hakan Calhanoglu juga mencoba peruntungannya lewat sepakan jarak jauh, namun bola masih melambung di atas mistar.

Hingga turun minum, Australia tetap mempertahankan keunggulan 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki babak kedua, Turki semakin agresif dalam membangun serangan. Namun rapatnya pertahanan Australia membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol.

Harry Souttar menjadi tembok kokoh di lini belakang, sementara Patrick Beach tampil luar biasa di bawah mistar gawang.

Halaman Selanjutnya

Saat Turki terus mencari gol penyeimbang, Australia kembali menghukum mereka lewat serangan efektif.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |