Tren Kopi Asia Tenggara Masuk Indonesia, Gimana Cita Rasanya?

7 hours ago 3

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:43 WIB

Jakarta, VIVA – Budaya ngopi di Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu kopi identik dengan warung sederhana atau teman begadang, kini kedai kopi menjelma menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Dari pekerja kantoran hingga anak muda, banyak yang menjadikan coffee shop sebagai ruang bekerja, bertemu, hingga mencari suasana baru.

Fenomena tersebut ikut mendorong pertumbuhan industri kopi yang semakin kompetitif. Tak hanya brand lokal yang menjamur, sejumlah jaringan kopi dari luar negeri pun mulai melihat Indonesia sebagai pasar potensial. Selain karena konsumsi kopi yang terus meningkat, masyarakat Indonesia juga dinilai semakin terbuka terhadap eksplorasi rasa dan pengalaman minum kopi yang berbeda. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu negara yang cukup menarik perhatian lewat budaya kopinya adalah Malaysia. Dalam beberapa tahun terakhir, jaringan kopi asal negeri jiran berkembang pesat dengan pendekatan yang lebih modern dan dekat dengan generasi muda. Menu-menu seperti gula melaka latte hingga kopi susu dengan sentuhan lokal berhasil menciptakan identitas tersendiri di tengah tren kopi Asia Tenggara.

Kini, salah satu jaringan kopi asal Malaysia, Zus Coffee, bersiap membuka gerai pertamanya di Indonesia. Brand yang berdiri di Kuala Lumpur pada 2019 itu akan memulai debutnya di Puri Indah Mall, Jakarta Barat, pada akhir Mei 2026, bekerja sama dengan Kapal Api Group.

“Indonesia selalu menjadi pasar yang penting bagi kami—bukan hanya karena warisan kopinya yang kaya, tetapi juga lingkungan konsumennya yang dinamis dan berkembang pesat,” kata Chief Operating Officer Grup Zus Coffee, Venon Tian, dalam keterangannya, dikutip Rabu 20 Mei 2026. 

Menurut Venon, pendekatan yang dibawa Zus Coffee bukan hanya soal menjual kopi, tetapi juga menghadirkan kopi spesial yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Melalui kemitraan kami dengan Kapal Api Group, kami sangat senang mewujudkan visi ini dengan cara yang relevan secara lokal, seraya tetap setia pada apa yang menjadi fokus Zus Coffee — kualitas, konsistensi, dan kenyamanan,” lanjutnya.

Di berbagai negara Asia Tenggara, Zus Coffee dikenal lewat sejumlah menu yang mengadaptasi cita rasa lokal, seperti Gula Melaka Latte di Malaysia, Ube Latte di Filipina, hingga Thai Milk Tea di Thailand. Untuk pasar Indonesia, mereka juga menyiapkan minuman eksklusif yang disebut akan disesuaikan dengan selera konsumen lokal.

Halaman Selanjutnya

Selain membawa konsep kopi modern berbasis aplikasi digital, Zus Coffee juga menggandeng pelaku industri kopi Indonesia. Salah satunya Taufan Mokoginta, roaster kopi Indonesia yang pernah menjuarai World Coffee Roasting Championship di Taipei.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |