Washington DC, VIVA – Harga minyak mentah dunia memang sudah turun cukup jauh dibanding beberapa pekan lalu. Namun, penurunan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh harga bensin di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Amerika Serikat.
Kondisi itu membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump angkat bicara. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Kamis 2 Juli 2026, ia bahkan melontarkan peringatan keras kepada para peritel bahan bakar agar segera menyesuaikan harga jual kepada konsumen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menilai harga bensin seharusnya sudah turun seiring merosotnya harga minyak mentah yang kini berada di kisaran US$68 per barel. Menurutnya, tidak ada alasan bagi SPBU untuk mempertahankan harga tinggi di tengah biaya bahan baku yang sudah jauh lebih rendah.
"Peritel bensin harus segera menurunkan harga mereka. Harganya masih terlalu tinggi jika melihat harga minyak sekarang," tulis Trump.
Ia bahkan menyebut harga bensin yang ideal berada di kisaran US$2,50 per galon. Trump juga mengingatkan agar tidak ada praktik mengambil keuntungan secara berlebihan atau price gouging, yang menurutnya merupakan tindakan melanggar hukum.
Tak hanya menyasar peritel BBM, Trump turut mengkritik kebijakan pajak bahan bakar di California. Menurutnya, beban pajak yang tinggi membuat masyarakat harus membayar bensin lebih mahal dibanding wilayah lain di Amerika Serikat.
Trump menilai pemerintah daerah perlu mengevaluasi kebijakan tersebut agar penurunan harga minyak dunia dapat benar-benar dirasakan oleh konsumen. Ia bahkan menyebut suatu saat pajak bahan bakar bisa lebih besar daripada nilai produk BBM itu sendiri jika tidak ada perubahan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sikap keras Trump bukan kali ini saja. Beberapa waktu sebelumnya, ia mengaku telah meminta Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyelidiki alasan perusahaan minyak dan jaringan SPBU belum memangkas harga bensin, meski biaya memperoleh minyak mentah sudah turun signifikan.
Menurut Trump, konsumen berhak menikmati harga yang lebih murah ketika harga minyak global melemah. Karena itu, ia meminta seluruh pelaku usaha di rantai distribusi BBM segera menyesuaikan harga agar manfaat penurunan biaya energi bisa dirasakan masyarakat.
Halaman Selanjutnya
Sebagai gambaran, harga rata-rata bensin reguler di Amerika Serikat saat ini masih berada di kisaran US$3,86 per galon. Angka tersebut memang lebih rendah dibanding sekitar empat pekan lalu yang sempat menyentuh US$4,39 per galon, tetapi masih lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di level US$3,18 per galon.

1 week ago
14











