Senin, 13 April 2026 - 07:40 WIB
VIVA –Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf merespon pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokir Selat Hormuz. Dalam responnya, Qalibaf memperingatkan warga Amerika Serikat agar ‘menikmati’ harga bensin saat ini.
Ia mengatakan dalam waktu dekat, Amerika Serikat justru akan ‘rindu’ dengan harga BBM di kisaran 4 hingga 5 dolar atau setara Rp65 ribu hingga Rp80 ribu per galon di tengah ancaman AS yang ingin memberlakukan blockade laut terhadap Pelabuhan-pelabuhan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melansir laman presstv.ir, Senin 13 April 2026,seperti diketahui saat ini harga rata-rata bensin regular di AS berada di angka 4,125 dolar per galon atau setara Rp 66 ribu per galon. Angka itu sudah naik lebih dari 40 persen dibandingkan sebelum perang, yang berada di kisaran 2,98 dolar per galon atau setara Rp 48 ribu per galon.
Para ahli juga memperingatkan harga masih bisa terus melonjak jika blokade tersebut mengganggu pasar energi global.
Sebagai informasi, sejak perang antara AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, Teheran telah membatasi lalu lintas di Selat Hormuz.
Angkatan Laut Garda Revolusi Iran pekan lalu menyatakan bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali seperti sebelumnya, terutama bagi AS dan Israel.
Iran masih mengizinkan kapal dari negara-negara netral, seperti China, untuk melintas, namun melarang kapal yang terkait dengan negara-negara yang dianggap sebagai pihak agresor beserta pendukungnya.
Parlemen Iran juga tengah membahas rancangan undang-undang yang akan memberlakukan biaya transit dalam mata uang nasional serta secara tegas melarang kapal AS dan Israel melintas.
Komando Pusat AS menyatakan bahwa blokade akan berlaku untuk semua kapal dari berbagai negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman, mulai pukul 10 pagi waktu Timur pada hari Senin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump juga mengancam akan mencegat kapal mana pun di perairan internasional yang diketahui telah membayar biaya kepada Iran.
Garda Revolusi Iran (IRGC) memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati selat tersebut akan dihadapi dengan “kekuatan tegas”, serta menegaskan bahwa jalur perairan itu masih berada di bawah kendali Iran.
Halaman Selanjutnya
Dampak ekonomi dari konflik ini mulai terasa bagi masyarakat Amerika.

2 weeks ago
11



























