Trump Disebut Akan Lancarkan Serangan Baru dalam Hitungan Hari, Ini Bocorannya

3 weeks ago 7

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:14 WIB

VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Kembali memberikan peringatan keras kepada Iran. Peringatan ini dilontarkan Trump di tengah kebuntuan perdamaian antara Iran dan AS terkait dengan syarat-syarat perjanjian damai jangka Panjang.

"Saya harap kita tidak perlu berperang, tapi mungkin saja kami harus memberikan serangan besar lagi kepada mereka... Saya belum yakin. Kalian akan segera mengetahuinya," kata Trump dikutip dari laman NDTV, Rabu 20 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir karena menurutnya negara tersebut akan menggunakannya. Ia juga menyebut Iran sebagai pihak yang sangat radikal.

"Tidak ada keraguan sedikit pun dalam pikiran saya bahwa mereka akan menggunakannya. Tidak ada keraguan. Saya berurusan langsung dengan orang-orang ini. Mereka sangat radikal," lanjut Trump.

Sementara itu, jurnalis Axios, Barak Ravid, melalui platform X menyebut Trump akan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran. Serangan ini bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Trump juga disebut akan memberi Iran waktu terbatas untuk mencapai kesepakatan.

"Trump soal jadwal serangan ke Iran: ‘2-3 hari, mungkin Jumat atau Sabtu, atau awal pekan depan. Waktunya terbatas’," tulis Ravid di X.

Pernyataan tersebut muncul setelah Trump pada Minggu lalu mengatakan bahwa waktu terus berjalan bagi Iran untuk menerima kesepakatan damai dengan Amerika Serikat. Ia bahkan memperingatkan bahwa tidak akan ada yang tersisa dari negara itu jika para pemimpin Iran tidak segera bertindak cepat.

Namun pada awal pekan ini, Trump membatalkan serangan yang menurutnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa terhadap Iran. Ia mengatakan penundaan dilakukan karena sedang berlangsung negosiasi serius menuju kesepakatan damai.

Trump Tunda Serangan atas Permintaan Negara Teluk

Trump mengungkapkan bahwa dirinya menahan serangan baru terhadap Iran atas permintaan Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sebenarnya bersiap melakukan serangan besar besok. Saya menunda serangan terhadap Iran untuk sementara waktu, mudah-mudahan selamanya, atas permintaan Arab Saudi, Qatar, UEA, dan beberapa pihak lain di kawasan Teluk," kata Trump.

Ia menyebut dirinya bahkan tinggal satu jam lagi untuk memutuskan melanjutkan serangan sebelum akhirnya menunda operasi tersebut setelah menerima panggilan dari pihak perantara.

Halaman Selanjutnya

"Saya tinggal satu jam lagi (mau menyerang Iran). Kami sudah benar-benar siap... serangan itu bahkan bisa saja sedang berlangsung sekarang," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |