Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00 WIB
VIVA – Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa, mengatakan bahwa ia berharap dapat mengakhiri konflik dengan Iran "dengan sangat cepat", saat berkumpul dengan sekelompok anggota parlemen dari berbagai partai di Gedung Putih untuk kunjungan tahunan Kongres.
Trump mengatakan kepada anggota Kongres dan keluarga mereka bahwa Iran sebenarnya ingin mengakhiri perang secepatnya. "Kita akan mengakhiri perang itu dengan sangat cepat. Mereka (Iran) sangat ingin membuat kesepakatan, mereka lelah – ini seharusnya sudah terjadi selama 47 tahun." ujarnya dilansir The Hill
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan, "Seseorang seharusnya melakukan sesuatu tentang hal itu. Dan itu akan terjadi, dan itu akan terjadi dengan cepat. Dan Anda akan melihat harga minyak anjlok."
Pemerintahan Trump telah berupaya mengakhiri perang selama berminggu-minggu setelah negosiasi gagal dan konflik di Teluk terus berlanjut.
Trump optimistis konflik tersebut segera berakhir dan Iran tidak akan memiliki senjata nuklir. "Saya pikir kita akan menyelesaikannya dengan sangat cepat, dan mereka tidak akan memiliki senjata nuklir,"
"Dan mudah-mudahan, kita akan menyelesaikannya dengan cara yang sangat baik," tambah Trump
Trump juga menyoroti kekuatan militer AS dengan mengeklaim bahwa operasi terbaru telah melemahkan kemampuan militer Iran secara signifikan. "Militer kami adalah yang terhebat di dunia. Kami menghancurkan angkatan laut mereka. Angkatan udara mereka telah hilang. Pertahanan udara mereka telah hilang. Semua peralatan perang mereka telah hilang," katanya.
Trump kembali menegaskan bahwa Iran tidak akan diizinkan mengembangkan senjata nuklir dalam kondisi apa pun. "Kami tidak akan mentoleransi itu, dan kami tidak akan membiarkannya terjadi," tegasnya
Komentar-komentar tersebut muncul beberapa jam setelah Senat mengesahkan resolusi kekuasaan perang yang akan memaksa Trump untuk menarik pasukan bersenjata AS yang dikerahkan melawan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Senator Republik Bill Cassidy (Louisiana), Rand Paul (Kentucky), Susan Collins (Maine), dan Lisa Murkowski (Alaska) memberikan suara bersama Demokrat untuk menyetujui langkah tersebut.
Pemungutan suara tersebut menandai kedelapan kalinya sejak awal perang Senat memberikan suara pada mosi untuk mengesahkan resolusi yang memerintahkan Trump untuk menghentikan permusuhan terhadap Iran, tetapi ini menandai pertama kalinya mosi tersebut disahkan.
Halaman Selanjutnya
Ini juga menandai kedua kalinya tahun ini sekelompok senator Republik membelot untuk memberikan suara bersama Demokrat untuk membatalkan resolusi kekuasaan perang dari Komite Kehakiman Senat.

3 weeks ago
14














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)