Senin, 13 April 2026 - 12:52 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan negara-negara lain akan membantu AS dalam melakukan blokade angkatan laut terhadap Iran.
Adapun blokade dilakukan setelah negosiasi antara AS dengan Iran di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Baiklah, kami akan melakukan blokade. Ini akan perlu sedikit waktu, tetapi akan segera efektif," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News, dikutip Senin, 13 April 2026.
Menurut Trump, banyak negara akan membantu AS dalam hal blokade tersebut dan pihaknya akan melakukan blokade secara penuh.
"Kami tidak akan membiarkan Iran mendapatkan uang dengan menjual minyak kepada orang-orang yang mereka sukai dan bukan kepada orang-orang yang tidak mereka sukai," kata Trump.
Blokade tersebut akan memakan waktu sedikit, tetapi akan segera efektif. Negara-negara Teluk pun sudah membantu upaya tersebut, kata Trump, tanpa menyebutkan negara-negara tersebut secara spesifik.
Dia menambahkan bahwa pihak Iran bisa saja menyatakan akan menjatuhkan satu atau dua, bahkan hingga 10, ranjau.
"Jika Anda memiliki kapal yang harganya satu miliar dolar, maka Anda akan berkata, 'Ya, saya lebih suka tidak terkena ranjau, kehilangan kapal saya atau setidaknya merusaknya parah'," kata Trump dengan menyebutnya sebagai "pemerasan".
AS dan negara-negara lain akan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau yang ditinggalkan Iran.
"Kami memiliki kapal penyapu ranjau di sana. Sekarang, kami memiliki kapal penyapu ranjau bawah laut yang sangat canggih, terbaru, dan terbaik; tetapi kami juga mendatangkan kapal penyapu ranjau yang lebih tradisional. Jadi, saya mengerti Inggris dan beberapa negara lain mengirimkan kapal penyapu ranjau," ucapnya.
Trump pun merasa sangat kecewa dengan NATO dan mengatakan bahwa NATO kini ingin datang dan membantu AS membersihkan selat itu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Dan tidak akan butuh waktu lama untuk membersihkannya. Jadi kami akan membersihkan selat itu dan mereka akan dapat menggunakan selat itu dalam waktu yang tidak terlalu lama," katanya.
Dia pun menggambarkan negosiasi di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4) lalu sebagai "pertemuan yang benar-benar baik", dengan kedua belah pihak menyetujui "95 persen" masalah, kecuali satu masalah belum disepakati yang menurut Trump adalah Iran ingin memiliki senjata nuklir.
Halaman Selanjutnya
"Kami melakukan negosiasi yang sangat intensif dan menjelang akhir, suasananya menjadi sangat ramah; dan kami mendapatkan hampir semua poin yang kami perlukan, kecuali fakta bahwa mereka (Iran) menolak untuk melepaskan ambisi nuklir mereka. Mengenai isu penting, mereka ingin memiliki senjata nuklir, mereka tidak akan memiliki senjata nuklir," tegasnya.

2 weeks ago
6



























