VIVA – Keputusan FIFA yang membatalkan sanksi larangan bermain terhadap penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu gelombang kontroversi di tengah berlangsungnya Piala Dunia. Langkah tersebut tentu saja memancing reaksi keras dari UEFA yang menilai keputusan itu berpotensi merusak kredibilitas kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.
Polemik semakin menyita perhatian setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengucapkan terima kasih kepada FIFA atas keputusan tersebut. Ucapan itu muncul di tengah laporan yang menyebut Trump sempat berkomunikasi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengenai status hukuman Balogun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kasus bermula ketika Balogun menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar. Dalam pertandingan itu, striker berusia 25 tahun tersebut dinilai melakukan pelanggaran setelah menginjak pergelangan kaki kanan Tarik Muharemovic.
Penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun
Photo :
- JAMIE SQUIRE/GETTY IMAGES VIA AFP
Sesuai regulasi disiplin FIFA, kartu merah otomatis membuat seorang pemain menjalani hukuman larangan tampil pada pertandingan berikutnya. Artinya, Balogun seharusnya absen ketika Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar.
Namun, FIFA mengambil langkah yang tidak biasa. Badan sepak bola dunia itu memutuskan menangguhkan pelaksanaan hukuman sehingga Balogun tetap dapat dimainkan pada laga penting tersebut.
Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa keputusan itu diambil berdasarkan ketentuan dalam Kode Disiplin FIFA.
"Sesuai dengan pasal 27 Kode Disiplin FIFA, pelaksanaan larangan pertandingan ditangguhkan untuk masa percobaan selama satu tahun," demikian pernyataan FIFA.
FIFA juga menegaskan bahwa apabila Balogun melakukan pelanggaran serupa selama masa percobaan, hukuman yang ditangguhkan akan langsung diberlakukan bersamaan dengan sanksi baru yang mungkin dijatuhkan.
"Jika Folarin Balogun melakukan pelanggaran lain yang serupa sifat dan tingkat keparahannya selama masa percobaan, penangguhan akan dicabut dan sanksi diberlakukan tanpa mengurangi sanksi tambahan apa pun yang dikenakan untuk pelanggaran baru tersebut," lanjut pernyataan FIFA.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak lama setelah keputusan diumumkan, Donald Trump memberikan respons melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.
"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" tulis Trump.
Halaman Selanjutnya
Federasi Sepak Bola Amerika Serikat juga menyambut baik keputusan tersebut karena membuat pencetak gol terbanyak mereka di turnamen tetap tersedia untuk menghadapi Belgia.

3 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)