VIVA – Bek Timnas Argentina, Cristian Romero melontarkan respons keras kepada legenda Manchester United, Gary Neville, setelah La Albiceleste memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026. Pernyataan itu muncul tak lama setelah Argentina menyingkirkan Inggris dengan skor dramatis 2-1 pada laga semifinal.
Kemenangan tersebut memastikan Argentina melaju ke final Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun. Tim asuhan Lionel Scaloni kembali menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Inggris membuka keunggulan pada menit ke-55 melalui Anthony Gordon yang sukses memanfaatkan umpan Morgan Rogers. Namun, perubahan strategi yang dilakukan pelatih Thomas Tuchel justru menjadi bumerang setelah Argentina menguasai jalannya pertandingan hingga peluit panjang.
Enzo Fernandez menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan melalui tendangan melengkung yang gagal dihentikan kiper Inggris. Beberapa saat kemudian, Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa injury time untuk mengunci tiket Argentina menuju partai final melawan Spanyol.
Gelandang Argentina, Enzo Fernandez Merayakan Gol di Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris Vs Argentina
Photo :
- THOMAS COEX / AFP
Di balik keberhasilan tersebut, duet bek tengah Cristian Romero dan Lisandro Martinez kembali menjadi perhatian. Keduanya tampil disiplin dan mampu meredam tekanan Inggris setelah sempat kebobolan lebih dahulu.
Penampilan solid dua bek tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kritik Gary Neville beberapa hari sebelum pertandingan. Mantan bek Manchester United itu sebelumnya menilai Romero dan Lisandro sebagai pasangan bek yang sulit diprediksi.
"Saya menyebut mereka sebagai duet bek tengah terbaik sekaligus terburuk di dunia. Karena terkadang mereka bisa luar biasa, tetapi di saat berikutnya, mereka bisa tampil hebat hingga konyol," kata Neville di acara The Overlap awal pekan ini dikutip dari Sport Bible.
Meski Neville juga memberikan pujian terhadap mentalitas keduanya, Romero mengaku lebih fokus pada kritik yang dilontarkan. Bek milik Tottenham Hotspur itu bahkan menyebut komentar tersebut menjadi tambahan motivasi bagi dirinya dan Lisandro Martinez sebelum menghadapi Inggris.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Lisandro dan saya sangat bersemangat sebelum pertandingan karena apa yang dikatakan Gary Neville," komentarnya.
"Di Inggris mereka suka berbicara sebelum pertandingan. Kami mengirimkan pelukan hangat untuknya… Saya harap saya tidak akan seperti dia ketika pensiun nanti, saya TIDAK akan mengkritik pemain."
Halaman Selanjutnya
Romero kemudian melanjutkan sindirannya dengan menegaskan dirinya tidak ingin menjadi sosok yang gemar menghakimi pemain setelah pensiun dari dunia sepak bola. Menurutnya, setiap pesepak bola selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik saat membela negaranya.

1 hour ago
1











