VIVA –Penyanyi asal Inggris, Ed Sheeran kembali disorot publik usai pernyataannya mengenai Gaza di konsernya di Philadelphia Amerika Serikat, Sabtu malam 19 September 2026. Sebagai mana diketahui, Ed Sheeran 'mendepak' Macklemore dari rangkaian tur konsernya usai rapper tersebut meneriakkan 'Free Palestine' di konser Ed Sheeran.
Sementara itu, dalam konser yang digelar Sabtu malam kemarin, Ed Sheeran membuka konser solonya dengan mengatakan situasi yang terjadi di wilayah Gaza sebagai 'katastropik dan tidak dapat dibenarkan'.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Hati saya hancur melihat besarnya kehancuran dan hilangnya nyawa warga sipil, termasuk anak-anak," kata penyanyi dan penulis lagu asal Inggris itu saat tampil di Lincoln Financial Field dikutip dari laman CNA News, Minggu 20 September 2026.
Dalam penampilan di Philadelphia, Ed Sheeran mengatakan telah mengambil dan membuat keputusan-keputusan sulit.
"Saya melakukan kesalahan dan saya benar-benar minta maaf,"kata dia.
Penyanyi berusia 35 tahun itu juga mengecam ketidakadilan sistemik di Tepi Barat, tempat pemerintah Israel mengizinkan perluasan besar-besaran permukiman Yahudi. Sheeran mengatakan dirinya ingin musik dan pertunjukannya menjadi ruang yang mengedepankan persatuan dan kemanusiaan, bukan politik.
Kontroversi menyelimuti tur konsernya setelah sejumlah musisi pendukung memutuskan mundur sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore. Rapper tersebut sebelumnya dikeluarkan dari tur setelah menyampaikan pernyataan pro-Palestina di atas panggung.
Dalam sebagian besar konser Loop Tour, Sheeran tampil seorang diri. Namun, di setiap lokasi, ia sempat berkolaborasi dalam beberapa lagu bersama grup musik folk asal Irlandia, Beoga.
Senbagai informasi, Macklemore, yang awalnya menjadi penampil pembuka tur Sheeran di Amerika Serikat, digantikan oleh band asal Denmark, Lukas Graham, dan penyanyi Irlandia, Aaron Rowe. Namun keduanya kemudian ikut mengundurkan diri. Finneas, saudara sekaligus kolaborator musik Billie Eilish, sebelumnya yang dijadwalkan mengikuti tur Sheeran di Amerika Selatan akhir tahun ini juga memilih mundur pada awal pekan ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hingga Sabtu siang waktu setempat, tiket konser tersebut masih tersedia. Situs resmi Sheeran juga belum mencantumkan musisi pengganti untuk tampil sebagai pembuka.
Pernyataan pembuka Sheeran pada Sabtu menjadi perubahan sikap yang cukup jelas dibandingkan pernyataannya pada awal pekan. Saat itu, Sheeran menulis di Instagram bahwa penonton konsernya tidak datang untuk menghadiri forum politik.
Halaman Selanjutnya
Pemenang Grammy tersebut sebelumnya menegaskan tidak ingin terseret dalam pembahasan mengenai perang di Gaza. Ia beralasan, para penggemarnya datang ke konser untuk menikmati musik, bukan mendengarkan pembahasan mengenai isu tersebut.

2 days ago
2





















