Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB
VIVA –Hubungan antara Amerika Serikat dan Gereja Katolik Vatikan tidak lagi sama sejak Januari lalu, ketika pejabat tinggi pertahanan AS menyampaikan pesan keras kepada perwakilan Vatikan.
Beberapa hari setelah Paus Leo XIV menyampaikan pidato State of the World, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan, Elbridge Colby, disebut memanggil Kardinal Christophe Pierre perwakilan Vatikan di AS ke pertemuan tertutup di Pentagon. Pertemuan itu disebut berlangsung tegang dan diwarnai teguran keras.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut laporan terbaru, Colby menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki kekuatan militer untuk melakukan apa pun yang diinginkannya di dunia, dan Gereja Katolik sebaiknya berada di pihak mereka.
Dalam pertemuan tersebut, seorang pejabat AS bahkan menyinggung masa Kepausan Avignon pada abad ke-14, ketika monarki Prancis berhasil menekan Gereja Katolik. Saat itu, Paus Bonifasius VIII diserang hingga jatuh dan meninggal, dan pusat kepausan dipindahkan dari Roma ke Avignon di wilayah Prancis.
Melansir laman New Republic, Sabtu 11 April 2026, pemerintahan Donald Trump diketahui tidak senang dengan kritik Paus terhadap kebijakan militer mereka. Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan pejabat Pentagon lainnya tersinggung oleh bagian pidato Paus pada 9 Januari, ketika ia mengatakan bahwa diplomasi berbasis dialog mulai tergantikan oleh pendekatan yang mengandalkan kekuatan, serta bahwa perang kembali dianggap wajar dan semangat untuk berperang semakin meluas.
Pidato Paus tersebut bahkan dianalisis secara detail dan dianggap sebagai pesan yang menyindir langsung pemerintah AS.
Sulit untuk tidak melihat pernyataan Paus sebagai kritik terhadap pemerintahan Donald Trump periode kedua, yang saat itu melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, menculik pemimpin Venezuela Nicolás Maduro, mendorong pembubaran NATO, serta melontarkan ancaman terhadap sekutu-sekutunya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, pendekatan yang dianggap sebagai bentuk tekanan terang-terangan ini disebut sebagai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan AS dan Gereja Katolik tersebut. Tidak ada catatan publik sebelumnya tentang pertemuan antara pejabat Vatikan dan Pentagon, apalagi yang bernuansa ancaman seperti ini.
Situasi ini membuat Vatikan khawatir. Bahkan, Paus Leo akhirnya membatalkan rencananya untuk mengunjungi Amerika Serikat pada tahun ini.
Halaman Selanjutnya
Ketegangan juga belum mereda hingga Februari, ketika Vatikan menolak undangan Gedung Putih untuk menghadiri perayaan 250 tahun kemerdekaan AS pada bulan Juli. Sebagai gantinya, Paus memilih mengunjungi Lampedusa, sebuah pulau kecil antara Tunisia dan Sisilia yang sering menjadi tempat mendaratnya para migran dari Afrika Utara.

2 weeks ago
15



























