Viral! 430 Aktivis Global Sumud Flotilla Dipaksa Berlutut dengan Tangan Terikat

3 weeks ago 7

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:00 WIB

VIVA –Militer Israel memakasa para aktivis yang berada di atas kapal bantuan menuju Gaza untuk berlutut di tanah dengan tangan terikat di belakang punggung mereka. Tindakan tersebut memicu kritik dari pemimpin dunia bahkan dari dalam pemerintahan Israel sendiri.

Para aktivis yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla diketahui ditahan setelah armada kapal mereka dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional baru-baru ini. Aktivis tersebut kemudian dibawa ke Pelabuhan di Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman Reuters, Kamis 21 Mei 2026,  setelah polisi menahan 430 orang aktivisi dari  berbagai dunia, Menteri Keamanan Israel, Itamar Ben-Gvir mengunggah video di akun X miliknya. Dalam video yang diunggah Ben-Gvir memperlihatkan petugas menjambak rambut seorang aktivis perempuan hingga terduduk di lantai setelah dia meneriakkan ‘Free Free Palestine’.

Video tersebut juga menunjukkan puluhan aktivis yang ditahan sedang berlutut dalam barisan dengan tangan diikat kabel ties di belakang tubuh mereka, di area yang tampak seperti fasilitas pelabuhan terbuka di Israel. Sementara itu di area itu terlihat tentara bersenjata laras panjang berjaga dari atas kapal militer.

“Mereka datang merasa seperti pahlawan besar,” kata Ben-Gvir dalam video sambil berjalan melewati para aktivis dan membawa bendera besar Israel.

“Lihat mereka sekarang. Lihat bagaimana keadaan mereka sekarang, bukan pahlawan dan bukan apa-apa,” kata dia lebih lanjut.

Sikap Ben-Gvir memicu kritik keras bahkan dari dalam koalisi pemerintahan Israel sendiri. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, membagikan ulang video tersebut dan menuduh Ben-Gvir merugikan Israel.

“Anda telah merusak upaya besar, profesional, dan sukses yang dilakukan begitu banyak pihak mulai dari tentara IDF, staf Kementerian Luar Negeri, hingga banyak lainnya,” tulis Saar.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membela hak Israel untuk mencegat armada kapal tersebut, tetapi mengatakan perlakuan Ben-Gvir terhadap para aktivis tidak sesuai dengan nilai dan norma Israel.

Netanyahu mengatakan dirinya telah memerintahkan agar para aktivis segera dideportasi secepat mungkin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negara-Negara Kecam Penahanan Aktivis

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyebut tindakan Ben-Gvir terhadap para aktivis armada bantuan Gaza sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima. Italia sebelumnya mengatakan warganya berada di atas kapal, termasuk seorang anggota parlemen dan jurnalis.

Halaman Selanjutnya

Meloni mengatakan Italia menuntut permintaan maaf dari Israel dan akan memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan. Pernyataan itu disampaikan bersama Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani dalam pernyataan bernada keras.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |