Viral! Marcelo Bielsa Bentak-bentak Reporter usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026

1 day ago 5

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:00 WIB

VIVA – Timnas Uruguay dipastikan angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol pada laga terakhir fase grup. Hasil tersebut membuat langkah La Celeste terhenti lebih cepat sekaligus menutup turnamen yang jauh dari ekspektasi.

Sepanjang babak penyisihan grup, Uruguay gagal menunjukkan performa terbaiknya. Mereka hanya mampu bermain imbang melawan Arab Saudi dan Tanjung Verde sebelum akhirnya tumbang saat menghadapi Spanyol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan Uruguay membuka jalan bagi Tanjung Verde menciptakan sejarah. Pada penampilan perdananya di Piala Dunia, negara Afrika tersebut sukses melaju ke babak gugur sebagai runner-up grup setelah mengoleksi tiga hasil imbang.

Sorotan usai pertandingan justru tertuju kepada pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa. Juru taktik asal Argentina itu tampak tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah tim yang diasuhnya dipastikan tersingkir.

Momen emosional terjadi ketika Bielsa menjalani wawancara bersama DAZN. Sebelum sesi dimulai, ia terlihat kehilangan kesabaran dan ingin segera meninggalkan area wawancara untuk kembali menemui para pemainnya di ruang ganti.

"Lakukan saja sekarang!," ujar Bielsa sambil berteriak.

Selama sesi wawancara berlangsung, Bielsa memberikan jawaban singkat dengan ekspresi yang menunjukkan rasa frustrasi. Ia juga mengungkap bahwa kiper senior Fernando Muslera meminta untuk ditarik keluar setelah melakukan kesalahan yang berujung pada gol kemenangan Spanyol.

Bielsa tidak berusaha mencari kambing hitam atas kegagalan Uruguay. Ia justru mengambil seluruh tanggung jawab karena merasa gagal memaksimalkan potensi skuad yang dimilikinya sebelum mengakhiri wawancara dengan kalimat singkat.

"Sama-sama," kata Bielsa.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Bielsa mulai berbicara dengan nada yang lebih tenang. Ia menjelaskan alasan di balik sejumlah pergantian pemain yang dilakukan saat Uruguay berusaha mengejar ketertinggalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Muslera memutuskan untuk keluar, dan saya mengganti Valverde dengan Viñas karena saya ingin menambah kekuatan pada serangan, yang bergantung pada pemain yang masuk dan pemain yang keluar," ucapnya.

Meski memberikan penjelasan teknis, Bielsa tetap tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Pelatih berusia 70 tahun itu bahkan menyebut periode kepemimpinannya bersama Uruguay sebagai sebuah kegagalan.

Halaman Selanjutnya

“Saya tidak akan meninggalkan apa pun untuk sepak bola Uruguay. Kontribusi apa pun yang dapat diberikan seorang pelatih kepada negara tempat dia bekerja selama tiga tahun tidak ada artinya jika dia tidak mencapai hasil," katanya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |