VIVA –Dunia streaming kembali dihebohkan dengan insiden mengejutkan yang menimpa seorang streamer Minecraft berusia 81 tahun. Sosok yang dikenal dengan nama GrammaCrackers itu menjadi korban swatting saat sedang melakukan siaran langsung untuk menggalang dana pengobatan kanker cucunya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kejadian tersebut langsung viral di komunitas gaming dan memicu kemarahan banyak netizen karena dianggap sangat keterlaluan. Apalagi, GrammaCrackers dikenal sebagai figur positif di dunia game yang rutin melakukan livestream demi membantu keluarganya.
Polisi Datang Saat Livestream Berlangsung
Insiden swatting terjadi ketika GrammaCrackers sedang menjalani livestream Minecraft yang juga bertujuan mengumpulkan donasi untuk biaya pengobatan kanker cucunya. Tiba-tiba rumah sang nenek didatangi aparat kepolisian dan tim SWAT setelah adanya laporan palsu.
Swatting sendiri merupakan tindakan kriminal berupa laporan darurat palsu yang bertujuan membuat polisi mendatangi rumah korban secara paksa.
Dalam kasus ini, laporan palsu tersebut membuat aparat datang dengan pengamanan serius karena mengira ada situasi berbahaya di lokasi.
Sosok GrammaCrackers Jadi Simbol Positif Komunitas Gaming
GrammaCrackers mulai dikenal luas di internet karena kontennya yang hangat dan penuh semangat. Di usia 81 tahun, ia aktif bermain Minecraft sambil berinteraksi dengan komunitas gaming dari berbagai negara. (pcgamer.com)
Yang membuat kisahnya semakin menyentuh adalah tujuan livestream tersebut. Ia diketahui mengumpulkan donasi untuk membantu biaya pengobatan kanker cucunya.
Banyak gamer menganggap GrammaCrackers sebagai bukti bahwa video game mampu menyatukan berbagai generasi dan menciptakan komunitas yang positif.
Selain Minecraft, sang nenek juga beberapa kali mencoba game lain dan aktif berinteraksi dengan para penggemarnya di platform streaming.
Respons Santai Sang Nenek Bikin Netizen Kagum
Meski mengalami kejadian cukup serius, GrammaCrackers justru merespons insiden tersebut dengan santai. Sikap tenang dan penuh humor yang ditunjukkannya membuat banyak orang kagum.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Beberapa pengguna internet menyebut sang nenek memiliki mental yang jauh lebih kuat dibanding banyak streamer muda saat menghadapi situasi tak terduga.
Bahkan setelah kejadian itu, GrammaCrackers tetap melanjutkan aktivitas streaming seperti biasa dan terus fokus pada penggalangan dana untuk cucunya.
Halaman Selanjutnya
Fenomena swatting semakin sering terjadi seiring berkembangnya dunia livestreaming. Para streamer menjadi target karena aktivitas mereka disiarkan langsung dan mudah dipantau oleh pelaku.

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


