Viral Sopir Bajaj Dipalak Preman Tanah Abang  Rp 100 Ribu Per Hari

2 weeks ago 7

Senin, 13 April 2026 - 12:30 WIB

VIVA –Aksi pemalakan di kawasan pusat perdagangan Tanah Abang viral dan menyita perhatian publik. Perhatian ini muncul setelah beredarnya video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj diminta menyerahkan sejumlah uang kepada preman setempat.

Video yang diunggah akun TikTok @itsmiaa, perekam yang diketahui merupakan penumpang bajaj tersebut menyaksikan langsung momen ketika seorang pria berkaos hitam dan bertopi hitam meminta ‘jatah’ kepada sopir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video itu terlihat sejumlah supir bajaj tengah mengantri sementara seorang pria mendatangi satu per satu bajaj tersebut. Supir bajaj kemudian terlihat mengeluarkan uang dari tasnya. Tak hanya sekali, seorang pria lain yang menggunakan hoodie abu-abu dan topi mencegat bajaj yang membawa pemilik akun tersebut.

“Tadi bukannya udah dikasih,” kata pemilik akun tersebut.

“Tau tadi udah dikasih,” sahut supir bajaj tersebut.

“Benerlah bang kalau belum, belum bang jangan bohong,” kata preman tersebut.

“Kan tadi tuh udah,” sahut supir bajaj itu.

Pemilik akun yang merekam video itu kemudian memberikan uang senilai Rp 2 ribu untuk preman tersebut.

Setelah inisiden itu terjadi, pemilik akun sempat berbincang dengan supir bajaj yang membawanya. Dari percakapan itu diketahui aksi pemalakan oleh preman di Tanah Abang kerap terjadi dan bukan hal baru.

“Kalau di Tanah Abang emang kayak gitu ya bang? Dimintai apa tuh, dipalak atau apa sih bang?,” tanya pemilik akun.

“Iya dipalak,” kata supir Bajaj itu.

Supir bajaj itu juga mengaku dalam sehari dirinya harus memberikan ‘setoran’ senilai Rp 100 ribu kepada preman di Tanah Abang

“Sehari Rp 100 ribu sih,” kata supir bajaj itu.

Disebut juga bahwa jika dirinya tak memberikan uang setoran tersebut dirinya bisa mendapat kekerasan. Bahkan diceritakannya bajaj kendaraan tempatnya mencari nafkah dirusak oleh preman di sana.

“Rp 100 ribu? Ya Allah terus kalau nggak dikasih gimana bang?,” tanya pemilik akun itu.

“Ya kayak tadi, mau diteriakin maling, Ini tuh pecah (kaca depan bajaj) ditonjok. Ini (pintu bajaj) ditonjok,” cerita supir bajaj itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya terpaksa memberikan ‘jatah’ kepada preman di Tanah Abang demi bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Halaman Selanjutnya

“Bukannya saya nggak berani ngelawan, saya nyari makannya di situ,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |