Wamenhan Ungkap 4.000 ASN Bakal Jalani Latihan Komcad Akhir April 2026

4 weeks ago 7

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:37 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah akan menggelar pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) untuk 4.000 aparatur sipil negara (ASN). Rencananya, pelatihan dimulai pada akhir April 2026.

Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto saat menyampaikan update terkait rencana pelatihan Komcad ASN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya, April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti ya," kata Donny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.

Donny menjelaskan pelatihan Komcad ini merupakan bentuk dari kesemestaan pertahanan, dimana semua komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara. 

Dia menjamin, pelatihan Komcad ini tidak akan mengganggu kinerja ASN. Terlebih, pelatihan hanya berlangsung selama dua bulan saja.

"Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN ya. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, ribuan aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan kementerian dan lembaga pusat bersiap menjalani pengalaman yang tak biasa. Bukan sekadar pelatihan birokrasi atau peningkatan kapasitas kerja, mereka akan mengikuti latihan dasar militer sebagai bagian dari program pertahanan negara.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 ASN di Jakarta akan dilibatkan dalam pembentukan komponen cadangan mulai semester pertama 2026.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin

Kebijakan tersebut disampaikan Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia dalam kegiatan retreat di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang," kata Menhan Sjafrie dikutip Antara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, pelibatan ASN dalam komponen cadangan bertujuan menanamkan jiwa nasionalisme sekaligus kesiapsiagaan bela negara. Pemerintah ingin pegawai negara tidak hanya kuat secara administrasi, tetapi juga memiliki mental dan kedisiplinan layaknya pertahanan dasar.

Program ini menyasar ASN berusia 18 sampai 35 tahun. Mereka akan mengikuti rangkaian pelatihan dasar militer sebelum akhirnya kembali ke kantor masing masing untuk melanjutkan tugas pelayanan publik.

Halaman Selanjutnya

Sjafrie menegaskan, keikutsertaan ASN bukan untuk menggantikan peran Tentara Nasional Indonesia sebagai garda terdepan keamanan. Komponen cadangan hanya disiapkan sebagai kekuatan pendukung ketika negara membutuhkan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |