Warga Mulai Menjerit, Harga Burger hingga Kopi Naik Imbas Krisis Global

9 hours ago 2

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:00 WIB

Jakarta, VIVA – Tekanan inflasi pangan di Amerika Serikat masih belum mereda. Harga berbagai bahan makanan mulai dari daging sapi, kopi, hingga tomat dilaporkan mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. 

Hal ini membuat konsumen harus merogoh kocek lebih dalam saat berbelanja maupun makan di luar rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Consumer Price Index (CPI) AS menunjukkan harga makanan pada April 2026 naik 0,5 persen dibanding bulan sebelumnya dan melonjak 3,2 persen secara tahunan. Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan biaya energi, gangguan rantai pasok, hingga konflik geopolitik global yang berdampak pada sektor pangan.

Sejumlah CEO perusahaan makanan dan restoran besar di Amerika bahkan mulai angkat bicara mengenai lonjakan biaya bahan baku yang mereka hadapi. Mereka menilai tekanan harga belum akan sepenuhnya hilang dalam waktu dekat.

Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah daging sapi. Berdasarkan data Bureau of Labor Statistics, harga daging sapi giling mentah naik sekitar 15 persen dibanding tahun lalu dan menyentuh rekor baru sebesar US$6,90 per pon.

Chief Financial Officer McDonald’s, Ian Borden, mengatakan tekanan harga daging sapi masih terus berlangsung. Menurut dia, perusahaan kini berupaya bekerja sama dengan pemasok untuk menghadapi lonjakan biaya tersebut.

“Tidak diragukan lagi masih ada tekanan pada komoditas seperti daging sapi,” ujar Borden, sebagaimana dikutip dari Yahoo Finance, Rabu, 20 Mei 2026.

CEO McDonald’s Chris Kempczinski menambahkan ketika harga daging sapi terlalu mahal, konsumen cenderung beralih ke menu ayam yang dianggap lebih ekonomis.

Tak hanya McDonald’s, perusahaan induk Burger King yakni Restaurant Brands International juga mengakui inflasi harga daging sapi masih tinggi tahun ini. CFO Restaurant Brands International Sami Siddiqui menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari siklus industri peternakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Chipotle mengungkap biaya makanan, minuman, dan kemasan mereka meningkat menjadi 29,6 persen dari total pendapatan pada kuartal pertama 2026. Perusahaan bahkan sudah menaikkan harga menu sekitar 1 persen untuk menyesuaikan biaya operasional.

Selain daging, harga kopi juga mengalami kenaikan tajam. Data CPI menunjukkan harga kopi naik 18,5 persen dibanding tahun lalu dan meningkat 2 persen dibanding bulan sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Kondisi ini membuat sejumlah jaringan kopi besar mulai mencari strategi agar konsumen tidak terlalu terbebani. CEO Dutch Bros Christine Barone mengatakan perusahaan masih mencoba menyerap sebagian besar kenaikan biaya kopi sambil menunggu pasokan dari Brasil dan Vietnam kembali stabil.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |