VIVA – Para calon jamaah umrah merasakan kekecewaannya usai mengetahui dirinya menjadi korban penipuan dari Biro Perjalanan Umrah, Hanania Group.
Mereka sempat meluapkan emosinya ke kantor Hanania Travel di Tower 88 lantai 20G, Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan pada Jumat (29/5/2026) lantaran gagal berangkat ibadah ke Tanah Suci.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melihat situasi tersebut, Direktur Utama Hanania, Ahmad Syah Farhan (ASF) mengungkapkan jemaah umrah yang dijadwalkan akan berangkat pada bulan Juni dan Juli belum bisa terlaksana imbas dari masalah ini.
Dirinya menyampaikan permohonan maaf dan sangat memahami kekecewaan dari para jemaah yang telah mempercayakan kepada travel umrah miliknya.
“Kami memahami kekecewaan, rasa lelah menunggu dan amarah dari bapak ibu. Tetapi saya hadir di sini ingin menjelaskan secara perusahaan apa yang akan kami lakukan sebagai opsi tanggung jawab kami,” ungkap Ahmad Syah Farhan, dikutip dari akun Tiktok @dwiutariri.
“Saya pribadi hadir di sini tidak untuk melarikan diri dari masalah tetapi saya ingin langsung bertatapan dengan bapak ibu untuk menawarkan opsi, solusi-solusi yang Hanania siapkan,” sambungnya.
Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)
Photo :
- Kolase Viva/ TikTok @dwiutariri/ist
Selaku Direktur Utama Hanania, Ahmad menawarkan dua opsi untuk para calon jemaah umrah sebagai bentuk pertanggung jawaban atas kasus ini.
Hanania menawarkan opsi pertama bahwa para calon jemaah umrah akan tetap diberangkatkan ke tanah suci.
Keberangkatan akan dijadwalkan ulang secara berkala selama enam bulan. Pihaknya akan bekerjasama dengan travel umrah lainnya.
“Yang pertama opsinya adalah menjadwalkan ulang dengan memberangkatkan jemaah secara berkala selama enam bulan kedepan dengan penyesuaian harga. Yang mana dalam hal ini kami Hanania bekerja sama dengan travel lain atau yang kami sebut Join Operation. Nantinya merupakan tanggung jawab kami kepada travel tersebut untuk akomodasi bapak ibu, sehingga nanti mereka yang memberangkatkan,” jelas ASF.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dan dikarenakan ada penyesuaian dari faktor eksternal, seperti Avtur dan lain-lain, maka bapak ibu yang ingin mengambil opsi ini akan ada penyesuaian harga,” lanjutnya menjelaskan.
Kemudian pada opsi kedua, pihak Hanania menyampaikan bagi para calon jemaah umrah yang akan mengambil opsi refund.
Halaman Selanjutnya
Para calon jemaah umrah yang memilih opsi ini akan menerima kompensasi hingga maksimal dua tahun. Sebab, dirinya masih akan memprioritaskan bagi kliennya yang memilih opsi pertama.

1 week ago
5














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)