Jakarta, VIVA – Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran barang impor ilegal yang tersimpan di lima gudang di wilayah Jakarta. Pengungkapan ini dilakukan melalui penggeledahan oleh Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan pada Rabu, 15 April 2026.
Dari hasil penggerebekan tersebut, penyidik menemukan ribuan unit handphone impor ilegal yang diduga akan diedarkan di pasar dalam negeri. Hal itu diungkap Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Ade Safri Simanjuntak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Satgas Penegakan Hukum Penyelundupan Bareskrim Polri berhasil menyita ribuan handphone ilegal dari 5 gudang," kata dia dalam keterangan tertulis dikutip Kamis, 16 April 2026.
Ade Safri merinci, dari lima gudang yang digeledah, tiga di antaranya berada di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, sementara dua lainnya berlokasi di Cengkareng, Jakarta Barat.
Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memberantas praktik penyelundupan yang dinilai merugikan negara.
Lebih lanjut, penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan serta menutup celah kebocoran negara dari aktivitas ilegal tersebut.
"Sesuai tindak lanjut atas perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas penyelundupan. Celah kebocoran sektor kepabeanan harus ditutup," kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ade Safri menambahkan, Satgas Gakkum Penyelundupan telah dibentuk hingga tingkat Polda di seluruh Indonesia guna memperkuat penindakan terhadap kejahatan serupa.
“Sebagai bentuk wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan terhadap kekayaan negara atau alam, pengamanan sumber penerimaan negara. Dan penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional yang merupakan fondasi kedaulatan negara,” ujarnya.
Sindikat Phishing Global yang Curi Data Ribuan Orang Hingga Raup Rp25 M Dibongkar FBI dan Polri
Bareskrim Polri bersama otoritas penegak hukum Amerika Serikat, FBI, berhasil mengungkap sindikat penjualan phishing tools skala global yang beroperasi lintas negara.
VIVA.co.id
16 April 2026

2 weeks ago
9





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3064552/original/005518800_1583060624-zohre-nemati-6sNQftdA3Zs-unsplash.jpg)




