Dukung JK Laporkan Rismon, Roy Suryo: AI Itu Pasti Ada yang Buat, Bukan Tuyul!

6 hours ago 2

Kamis, 9 April 2026 - 20:00 WIB

Jakarta, VIVA – Pakar telematika Roy Suryo angkat bicara soal langkah Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang melaporkan ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri.

Roy menilai, langkah tersebut sudah tepat untuk menuntaskan polemik video yang dinilai merugikan nama baik JK. Menurutnya, polemik soal video yang diklaim sebagai hasil artificial intelligence (AI) tidak bisa diputuskan sepihak. Ia menegaskan, penilaian harus dilakukan oleh penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak boleh kita memastikan itu AI atau tidak karena kalaupun itu AI apa yang dilakukan oleh pak JK sudah benar. Dilaporkan dulu. Yang jelas statement ada,” tuturnya, Kamis, 9 April 2026.

Roy yang juga berstatus tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu menegaskan, asal-usul video tetap harus ditelusuri.

“AI pasti ada yang membuatnya. Tidak mungkin setan atau tuyul,” tuturnya.

Ia juga membantah keras tudingan adanya aliran dana dalam polemik tersebut.

“Uang Rp 50 M, Rp 5 M, tidak pernah sedikit pun kami terima. Tanyakan langsung kepada si omon selaku yang mengeluarkan statment itu," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK, mendatangi langsung Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita hoaks.

Berdasarkan pantauan ANTARA, JK datang di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, pada pukul 11.00 WIB. JK yang mengenakan kemeja berwarna biru muda, tampak didampingi kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu.

Ketika awak media menanyakan terkait kedatangannya, JK mengatakan bahwa dirinya ingin melapor.

"Mau melapor," katanya singkat seraya masuk ke Gedung Bareskrim.

Sementara itu, kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, mengatakan bahwa laporan itu diajukan JK terhadap ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, Rismon," katanya.

Untuk diketahui, ahli digital forensik, Rismon Sianipar membantah dirinya pernah menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) sebagai bohir atau pendana kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Halaman Selanjutnya

Pengacara Rismon, Jahmada Girsang menyebut video yang beredar di media sosial merupakan hasil olahan Artificial Intelligence (AI). 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |