Tragis! Lansia Dibunuh Pakai Balok Kayu di Riau, Menantu Diduga Dalangnya

1 hour ago 3

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:47 WIB

VIVA – Kasus pembunuhan sadis disertai perampokan menggemparkan warga Pekanbaru, Riau, setelah seorang wanita lanjut usia bernama Dumaris Isni Sitio (60), ditemukan tak bernyawa di kediamannya di Jalan Kurnia II, Rumbai, Pekanbaru, Rabu, 29 April 2026.

Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, terlihat sebuah mobil berwarna hitam berhenti di depan rumah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, seorang wanita mengenakan kaus hitam masuk ke dalam rumah korban, diikuti oleh perempuan lain yang mengenakan jaket hoodie biru. Wanita berkaus hitam itu sempat berbincang dengan korban di ruang tamu dan mencium tangan korban.

Tak lama berselang salah satu pelaku pria yang mengenakan kaus abu-abu, bertopi dan masker tiba-tiba masuk ke dalam rumah membawa balok kayu yang dia sembunyikan di belakang tubuhnya. 

Seketika pria tersebut menyerang korban menggunakan balok kayu secara bertubi-tubi dan brutal hingga korban terkulai tidak berdaya. Sedangkan dua wanita yang bersama pelaku hanya membiarkan peristiwa itu terjadi.

Setelah korban tak bernyawa, para pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban. Di antaranya adalah perhiasan, cincin, paspor, handphone serta uang tunai dalam mata uang asing 400 Dolar Singapura.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra memastikan kasus pembunuhan sadis ini akan diungkap tuntas oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru dan di-backup penuh Direktorat Kriminal Umum Polda Riau.

"Ini merupakan atensi khusus dan atensi penuh dari Kapolda Riau Bapak Irjen Pol Herry Heryawan, agar mengungkap kasus ini seterang-terangnya," kata Pandra saat melayat ke rumah duka, Jumat, 1 Mei 2026.  

Pandra menjelaskan polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan melakukan olah TKP lanjutan di kediaman korban pada Jumat siang, guna proses penyelidikan dan mengumpulkan petunjuk baru untuk mengungkap para pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap para pelaku dalam waktu tak terlalu lama dapat ditangkap, sehingga motif dan pelaku lain dalam pembunuhan dapat diketahui.

"Saat ini kami akan mengejar dimana pun pelaku itu berada, dan tentunya kita sudah mengarah satu pelaku yang tentunya nanti untuk terangnya masalah," ujar Pandra

Halaman Selanjutnya

"Karena bagaimana pun motif dan lain sebagainya (terungkap), nanti setelah pelaku diperoleh keterangan," imbuhnya 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |