Rp100 Jutaan Sudah Bisa Punya Mobil Hybrid, Ini Daftarnya

1 hour ago 3

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:44 WIB

Jakarta, VIVA – Tren kendaraan ramah lingkungan mulai merambah pasar mobil bekas di Indonesia. Di tengah kenaikan harga BBM, mobil hybrid bekas kini sudah mulai masuk ke kisaran Rp100 jutaan, meski pilihannya masih terbatas.

Unit yang tersedia di rentang harga tersebut umumnya berasal dari model dengan usia lebih dari lima tahun. Namun, secara teknologi, mobil-mobil ini masih relevan karena menawarkan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dibanding mobil konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari penelusuran VIVA Otomotif, Sabtu 2 Mei 2026, salah satu yang paling banyak ditemui adalah Suzuki Ertiga Diesel Hybrid produksi 2017–2018. Model ini dibekali mesin diesel 1.3 liter yang dipadukan sistem mild hybrid (SHVS), dengan tenaga sekitar 87 daya kuda dan torsi 200 Nm. Keunggulan utamanya ada pada efisiensi bahan bakar yang bisa mencapai lebih dari 20 km per liter dalam kondisi ideal. 

Pilihan lain datang dari Toyota Prius generasi ketiga lansiran 2010–2012. Mobil ini menggunakan sistem full hybrid dengan mesin 1.8 liter yang dikombinasikan motor listrik, dikenal mampu mencatat konsumsi BBM di atas 20 km per liter.

Selain itu, ada juga Toyota Camry Hybrid produksi 2012–2015. Sedan ini mengusung mesin 2.5 liter hybrid dengan fokus pada kenyamanan, sekaligus efisiensi yang masih kompetitif di kelasnya.

Meski masuk kategori sedan besar, konsumsi BBM Camry Hybrid tetap tergolong irit untuk ukurannya. Bahkan dalam beberapa pengujian, efisiensinya bisa mendekati 13–16 km per liter, tergantung kondisi jalan. 

Faktor efisiensi ini menjadi semakin penting setelah kenaikan harga BBM pada April 2026. Untuk BBM jenis diesel nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex, harganya kini sudah berada di kisaran Rp23 ribuan per liter. Sementara itu, bensin RON 92 seperti Pertamax berada di kisaran Rp12 ribuan hingga Rp13 ribuan per liter tergantung wilayah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan selisih harga tersebut, kendaraan yang lebih efisien seperti hybrid menjadi alternatif menarik untuk menekan biaya operasional. Terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan beberapa hal sebelum membeli mobil hybrid bekas. Kondisi baterai menjadi faktor utama karena berpengaruh langsung terhadap performa dan biaya perawatan.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, riwayat servis dan penggunaan kendaraan juga perlu dicek secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memastikan sistem hybrid masih bekerja optimal.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |