VIVA – Duka atas meninggalnya Sumarna (40), petugas keamanan Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terus menyita perhatian publik. Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, berbagai bentuk kepedulian mengalir kepada keluarga almarhum, termasuk dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Sebagai bentuk empati terhadap keluarga yang ditinggalkan, Ahmad Sahroni menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan santunan untuk istri serta kedua anak almarhum. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan sosok pencari nafkah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kasus kematian Sumarna sendiri hingga kini masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban sekaligus mencari pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Ahmad Sahroni Salurkan Bantuan untuk Keluarga Almarhum
Perhatian Ahmad Sahroni terhadap keluarga Sumarna terlihat melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan beberapa hari setelah kabar duka tersebut mencuat. Politikus Partai NasDem itu mengutus timnya untuk datang langsung ke rumah keluarga almarhum dan menyerahkan bantuan.
Momen penyaluran bantuan tersebut dibagikan melalui akun Instagram pribadi Ahmad Sahroni. Dalam unggahan tersebut, terlihat perwakilan tim Sahroni menyerahkan paket bantuan kepada istri serta kedua anak almarhum Sumarna.
Melalui keterangan yang ditulis dalam unggahan tersebut, Sahroni menyampaikan doa sekaligus harapan agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga yang sedang berduka, terutama bagi kedua anak almarhum yang masih mengenyam pendidikan.
"Alhamdulilah semoga bermanfaat bantuan kecil dr saya yah buat Anak dr satpam yg meninggal di jatiluhur. Sehat sehat buat adik adik yah," tulis Ahmad Sahroni dalam unggahan Instagram-nya, dikutip Rabu 29 Juli 2026.
Unggahan tersebut pun mendapat respons positif dari banyak warganet yang turut menyampaikan belasungkawa serta mengapresiasi langkah kepedulian yang dilakukan Sahroni terhadap keluarga korban.
Kasus Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Masih Diselidiki
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, Sumarna ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kawasan perairan Tanggul Kayat, Waduk Jatiluhur, pada Jumat 24 Juli 2026.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas piket malam. Rekan-rekan kerja yang tidak berhasil menghubunginya kemudian melakukan pencarian di sejumlah titik hingga akhirnya menemukan jasad korban mengambang di perairan.
Halaman Selanjutnya
Peristiwa tersebut menjadi sorotan luas karena kondisi korban saat ditemukan. Kedua tangan Sumarna diketahui dalam keadaan terborgol ke belakang, sehingga memunculkan berbagai dugaan dan mendorong aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara mendalam.

11 hours ago
1











