AI Mulai Mengubah Cara Orang Menonton Televisi

4 hours ago 1

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:37 WIB

Jakarta, VIVA – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini tidak lagi hanya hadir di smartphone dan komputer. Teknologi tersebut mulai mengubah cara masyarakat menikmati tayangan televisi, menghadirkan pengalaman menonton yang lebih personal dan intuitif dibanding sebelumnya.

Jika dulu kualitas gambar dan ukuran layar menjadi faktor utama dalam memilih TV, kini konsumen mulai mencari perangkat yang mampu memahami kebutuhan mereka secara otomatis. AI menjadi teknologi yang dinilai mampu menjawab perubahan ekspektasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samsung melihat tren ini sebagai bagian dari evolusi televisi di masa depan. Menurut perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu, TV tidak lagi hanya berfungsi sebagai perangkat hiburan, tetapi juga akan berkembang menjadi pendamping pintar yang dapat menyesuaikan pengalaman pengguna berdasarkan konteks dan kebiasaan sehari-hari.

Tahun ini Samsung menghadirkan Samsung Vision AI yang terintegrasi pada lini Samsung Micro RGB. Teknologi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih personal melalui kemampuan AI yang bekerja secara otomatis di balik layar.

Melalui Micro RGB AI Engine Pro, televisi dapat mengoptimalkan tampilan warna secara real-time sehingga gambar terlihat lebih hidup dan akurat tanpa memerlukan pengaturan manual dari pengguna. Teknologi tersebut juga diklaim mampu menghadirkan pengalaman visual yang lebih mendekati kondisi aslinya.

Penerapan AI juga terlihat pada fitur AI Soccer Mode Pro. Saat digunakan untuk menonton pertandingan sepak bola, sistem dapat secara otomatis meningkatkan kualitas gambar sehingga pergerakan pemain tetap terlihat tajam, warna lapangan menjadi lebih hidup, serta suara komentator terdengar lebih jelas.

Menurut Samsung, perkembangan teknologi AI menunjukkan bahwa masa depan perangkat elektronik tidak lagi hanya ditentukan oleh kecanggihan spesifikasi, tetapi juga oleh kemampuan perangkat memahami kebutuhan penggunanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, perusahaan menilai AI seharusnya tidak hanya menjadi fitur tambahan, melainkan hadir sebagai solusi yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi tersebut dirancang bekerja secara natural agar pengalaman pengguna terasa lebih seamless dan nyaman.

Selain pengalaman visual, Samsung juga memperkuat aspek jangka panjang melalui dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun menggunakan Tizen OS. Langkah ini dilakukan agar pengguna tetap dapat menikmati fitur-fitur terbaru tanpa harus mengganti perangkat dalam waktu singkat.

Halaman Selanjutnya

Samsung turut membekali televisinya dengan sistem keamanan Knox Security serta integrasi SmartThings yang memungkinkan TV terhubung dengan berbagai perangkat pintar lain di rumah.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |