Anggaran TNI-Polri Bakal Dipangkas? Begini Kata Istana

11 hours ago 6

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:04 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi menegaskan wacana pengurangan anggaran TNI-Polri yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto belum menjadi keputusan final.

Ia menambahkan opsi tersebut hanya akan ditempuh apabila situasi benar-benar mengharuskannya, sementara kondisi fiskal dan fundamental ekonomi Indonesia saat ini dinilai masih berada dalam posisi yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Prabowo, kata dia, mengenai kemungkinan pemangkasan anggaran harus dipahami sebagai sebuah opsi kebijakan, bukan keputusan yang akan langsung diterapkan.

“Ya kan kemungkinan ya. Kemungkinan itu kan artinya kalau memang dalam situasi yang apa namanya dibutuhkan, ya mungkin itu akan dilakukan,” kata Prasetyo Hadi di Ruang Wartawan Istana, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Juli 2026.

Menurut Prasetyo, hingga saat ini hasil evaluasi pemerintah menunjukkan kondisi ekonomi nasional masih cukup solid. Pemerintah juga menilai ruang fiskal tetap terjaga sehingga belum ada tekanan yang mengharuskan langkah luar biasa terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tetapi hasil evaluasi kami sampai hari ini alhamdulillah ya fundamental ekonomi kita cukup kuat, fiskal kita juga masih sangat terjaga ya berkaitan dengan masalah defisit anggaran dalam satu tahun APBN berjalan juga masih sangat terjaga,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap menjalankan arahan Presiden untuk terus mengefisienkan belanja negara, khususnya anggaran yang dinilai belum memberikan dampak optimal terhadap pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus bekerja keras di satu sisi melakukan tetap melakukan sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden terus menerus anggaran-anggaran yang memang itu dirasa kurang produktif, kurang berdampak untuk itu juga terus menerus kita upayakan untuk diefisiensikan,” kata Prasetyo.

Pernyataan tersebut menindaklanjuti pidato Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Panen Raya Serentak bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan efisiensi anggaran dapat dilakukan di berbagai sektor, termasuk apabila diperlukan dengan mengurangi alokasi anggaran pertahanan dan kepolisian demi memperkuat program pengentasan kemiskinan.

“Kita akan hemat anggaran kita bikin efisien, bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran kepolisian kita kurangi untuk hilangkan kemiskinan,” kata Prabowo.

Halaman Selanjutnya

Presiden juga meminta komitmen jajaran TNI dan Polri terhadap gagasan tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |