Kupang, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan kebersihan dan keamanan makanan sebelum disajikan kepada siswa, dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya berpesan kepada Kepala Sekolah dan para Guru, agar saat menerima makanan dari SPPG, pastikan di setiap ompreng terdapat label batas waktu untuk mengonsumsi,” kata Sudaryono di Kupang, Rabu, 16 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia meminta guru turut melakukan pengecekan makanan sebelum menu MBG, didistribusikan kepada siswa untuk memastikan makanan layak dan aman dikonsumsi agar terhindar dari keracunan.
Sudaryono mengatakan BGN tengah menyiapkan sistem penilaian yang memungkinkan setiap sekolah mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani mereka.
Penilaian tersebut mencakup aspek kebersihan makanan, menu, dan sejumlah unsur lainnya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan MBG.
“Saat ini kami sedang menyiapkan sebuah sistem, agar kedepannya setiap sekolah dapat melakukan penilaian kepada masing-masing SPPG,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Sudaryono dan Gubernur Melki ikut makan MBG, bersama dengan sejumlah siswa yang ada di sekolah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Kepala BGN menyempatkan diri untuk berdialog dengan siswa dan melihat pelaksanaan program.
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengapresiasi kunjungan Kepala BGN bersama rombongan ke NTT untuk melihat langsung pelaksanaan program tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut dia, kunjungan itu menunjukkan perhatian pemerintah pusat dalam memastikan program prioritas nasional, termasuk MBG, berjalan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemprov NTT akan terus memperkuat kolaborasi dengan BGN dan pemangku kepentingan terkait, untuk mendukung pelaksanaan MBG yang berkualitas bagi anak-anak di NTT,” ujar dia. (Ant)
Akademisi Nilai Langkah Gibran Turun Tangani Korban MBG Jadi Bentuk Tanggung Jawab Pemimpin
Perhatian tersebut juga dilanjutkan dengan meminta dokter pribadi Gibran berada di Karo untuk membantu memantau kondisi korban dan berkoordinasi mengenai kebutuhan medis.
VIVA.co.id
15 September 2026

3 days ago
4




















