Apa Bedanya Piala AFF dengan FIFA ASEAN Cup yang Diikuti Timnas Indonesia

1 week ago 2

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

VIVA – Timnas Indonesia saat ini sedang berjuang di Piala AFF 2026. Namun, setelah turnamen tersebut berakhir, skuad Garuda juga dijadwalkan tampil dalam ajang baru bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026.

Karena sama-sama melibatkan negara-negara Asia Tenggara, banyak suporter yang mengira kedua kompetisi tersebut merupakan turnamen yang sama. Padahal, Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup memiliki penyelenggara, format, hingga status kompetisi yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan paling mendasar terletak pada pihak penyelenggara. Piala AFF merupakan turnamen resmi milik Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) yang sudah bergulir sejak 1996. Awalnya, kompetisi ini dikenal dengan nama Tiger Cup sebelum berganti nama beberapa kali mengikuti sponsor utama.

Hingga edisi 2026, Piala AFF telah memasuki penyelenggaraan ke-16. Thailand masih menjadi negara tersukses dengan koleksi enam gelar juara, sementara Timnas Indonesia tercatat enam kali finis sebagai runner-up dan masih memburu trofi perdana.

Sementara itu, FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru yang digagas FIFA. Turnamen ini lahir setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan para pemimpin negara ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2025.

Meski AFF tidak terlibat sebagai penyelenggara, konfederasi sepak bola Asia Tenggara itu tetap memberikan dukungan karena merupakan bagian dari keluarga besar FIFA.

FIFA ASEAN Cup dijadwalkan menggelar edisi perdananya pada September hingga Oktober 2026. Indonesia disebut-sebut akan menjadi tuan rumah, meski hingga kini FIFA masih belum mengumumkan secara resmi lokasi penyelenggaraannya.

Perbedaan lainnya juga terlihat dari format peserta. Jika Piala AFF hanya diikuti negara-negara anggota AFF di kawasan Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup akan menggunakan sistem dua divisi yang disusun berdasarkan peringkat FIFA.

Tak hanya itu, kompetisi tersebut juga membuka peluang hadirnya sejumlah negara Asia lainnya sebagai peserta undangan, sehingga persaingan diperkirakan akan lebih kompetitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keuntungan lain bagi Timnas Indonesia adalah FIFA ASEAN Cup akan berlangsung pada kalender FIFA International Window. Artinya, klub-klub memiliki kewajiban melepas pemain yang dipanggil tim nasional sesuai regulasi FIFA.

Situasi ini berbeda dengan Piala AFF yang berada di luar kalender resmi FIFA. Akibatnya, sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri kerap tidak bisa bergabung karena klub berhak menahan mereka.

Halaman Selanjutnya

Dengan demikian, John Herdman berpeluang memanggil kekuatan terbaik Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026 apabila seluruh pemain berada dalam kondisi fit.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |