Bak Kota Berhantu, Intip Penampakan Terkini Tel Aviv Usai Digempur Rudal Iran

1 day ago 1

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:05 WIB

Jakarta, VIVA –Di tengah tudingan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu meminta agar informasi mengenai tingkat kerusakan di negaranya akibat perang dengan Iran dibatasi penyebarannya, sejumlah gambar terbaru Tel Aviv mulai bermunculan di media sosial. Foto-foto tersebut memperlihatkan kondisi kota itu setelah serangan rudal yang dilancarkan Iran.

Melansir laman Haberler, Kamis 12 Maret 2026, banyak bangunan di kota tersebut dilaporkan rusak akibat serangan rudal Iran. Dalam foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan jalan-jalan kota yang nyaris kosong hingga menyerupai kota mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di beberapa titik bahkan tampak tumpukan puing berserakan, menandakan kerusakan besar di sejumlah area. Setelah ledakan terjadi, bagian depan beberapa bangunan di sejumlah kawasan terlihat runtuh bahkan beberapa diantaranya hancur total dan menyebabkan kerusakan luas di sekitarnya.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan bahwa beberapa sudut Tel Aviv tampak hampir seperti kota tanpa penghuni. Kondisi itu memperlihatkan dengan jelas dampak serangan yang menghantam kota tersebut.

Di sisi lain, muncul pula tudingan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meminta media serta sejumlah pejabat untuk membatasi penyebaran informasi mengenai tingkat kerusakan yang terjadi di dalam negeri.

Sementara itu, serangan balasan antara Iran dan Israel masih terus berlangsung. Ketegangan di kawasan pun meningkat dari hari ke hari. Para pengamat memperingatkan bahwa jika eskalasi serangan dari kedua pihak terus meluas dari hari ke hari, konflik tersebut berpotensi berkembang menjadi krisis regional yang lebih besar.

AS Sebut Perang Lawan Iran akan Segera Selesai

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selasa 10 Maret 2026, presiden AS, Donald Trump mengungkap perang melawan Iran akan segera berakhir dalam waktu dekat. Meski Trump memberi isyarat bahwa konflik mungkin segera berakhir, ia tetap memperingatkan Iran akan menghadapi serangan yang lebih besar jika terus menghalangi jalur pelayaran di  Selat Hormuz. Gangguan di jalur tersebut diketahui telah menyebabkan lonjakan tajam harga minyak dunia, dengan minyak mentah Brent Crude acuan internasional yang sempat menembus harga 119 dolar AS per barel.

“Saya tidak akan membiarkan rezim teroris menyandera dunia dan mencoba menghentikan pasokan minyak global. Jika Iran melakukan hal seperti itu, mereka akan mendapat serangan yang jauh, jauh lebih keras,” kata Trump dikutip dari laman Al Jazeerah, Selasa 10 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Menanggapi statement Trump, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa pihaknya lah yang akan menentukan akhir dari perang di Timur Tengah.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |