Jakarta, VIVA – Menjelang Hari Raya, para pekerja di Indonesia menerima Tunjangan Hari Raya atau THR. Momen ini seringkali menjadi waktu yang dinantikan karena memberikan tambahan pemasukan di luar gaji bulanan.
Tidak sedikit orang memanfaatkan THR untuk memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Lebaran, mulai dari membeli pakaian baru, menyiapkan hidangan khas, hingga membeli hadiah untuk keluarga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun di sisi lain, euforia menerima THR juga kerap membuat seseorang kalap berbelanja. Tanpa perencanaan yang matang, uang THR bisa habis dalam waktu singkat. Agar kondisi keuangan tetap aman setelah Lebaran, penting bagi Anda untuk mengatur strategi belanja sejak awal.
Berikut beberapa tips belanja bijak setelah THR cair agar pengeluaran tetap terkendali.
1. Tentukan Prioritas Kebutuhan
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan prioritas kebutuhan. Bedakan antara kebutuhan utama dan keinginan. Kebutuhan utama biasanya berkaitan dengan kebutuhan Lebaran seperti bahan makanan, kebutuhan rumah tangga, atau transportasi mudik.
2. Buat Anggaran Belanja
Setelah mengetahui kebutuhan yang harus dipenuhi, buatlah anggaran belanja yang jelas. Anda bisa membagi THR ke beberapa pos pengeluaran, seperti kebutuhan Lebaran, tabungan, sedekah, serta belanja pribadi. Adanya anggaran, membuat Anda akan lebih mudah mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi batas yang telah ditentukan.
3. Sisihkan untuk Tabungan
Kesalahan yang sering terjadi adalah menghabiskan seluruh THR untuk belanja. Padahal, menyisihkan sebagian dana untuk tabungan sangat penting. Idealnya, Anda bisa menyimpan minimal 20 hingga 30 persen dari THR untuk tabungan atau dana darurat. Dengan begitu, Anda tetap memiliki cadangan keuangan setelah masa liburan selesai.
4. Manfaatkan Promo dengan Bijak
Menjelang Lebaran, banyak toko dan platform belanja yang menawarkan berbagai promo menarik. Diskon besar sering kali menggoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Karena itu, manfaatkan promo hanya untuk membeli barang yang memang sudah masuk dalam daftar kebutuhan Anda. Hindari membeli barang hanya karena harganya sedang diskon.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
5. Hindari Belanja Impulsif
Belanja impulsif menjadi salah satu penyebab utama uang cepat habis. Ketika melihat barang menarik, banyak orang langsung membelinya tanpa berpikir panjang. Untuk menghindari hal ini, biasakan menunda keputusan pembelian selama beberapa waktu. Jika setelah dipikirkan kembali barang tersebut memang penting, barulah Anda membelinya.
Halaman Selanjutnya
6. Siapkan Dana untuk Berbagi

2 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
