Bangun Tidur Sendi Terasa Kaku? Ini Penyebab yang Sering Dialami Usia 35 Tahun ke Atas

3 hours ago 2

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:50 WIB

VIVA –Pernahkah Anda merasa tubuh terasa kaku dan pegal saat baru bangun tidur? Keluhan ini cukup sering dialami, terutama oleh mereka yang berusia 35 tahun ke atas. Banyak yang mengira penyebabnya hanya karena faktor usia dan ya memang benar faktor usia dapat membuat tubuh terasa kaku di pagi hari.

Namun jika kondisi ini sering terjadi, bisa saja ini menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Melansir laman WebMD, Jumat 17 Juli 2026, kaku pada sendi di pagi hari merupakan salah satu gejala dari beberapa jenis radang sendi, termasuk osteoartritis (OA), yaitu jenis radang sendi yang paling umum dan sering dialami seiring bertambahnya usia. Kondisi ini juga dapat menjadi tanda peringatan dari jenis radang sendi akibat peradangan, seperti rheumatoid arthritis (RA), psoriatic arthritis (PsA), dan ankylosing spondylitis (AS)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak mengherankan jika usia dan osteoartritis dapat menyebabkan sendi terasa kaku saat bangun tidur. Seiring bertambahnya usia, tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan pada sendi mulai mengalami penurunan kualitas. Selain itu, tubuh juga menghasilkan lebih sedikit cairan sinovial, yaitu cairan yang berfungsi sebagai pelumas sendi. Akibatnya, sendi terasa kaku, nyeri, dan sulit digerakkan.

Kondisi ini terkadang disebut sebagai morning gel, karena sendi yang lama tidak bergerak dapat terasa kaku seperti gelatin setelah tubuh tidak aktif selama beberapa jam.

Pada pasien rheumatoid arthritis (RA), psoriatic arthritis (PsA), atau ankylosing spondylitis (AS), penyebab utama kekakuan sendi di pagi hari adalah peradangan.

Perbedaan terbesar antara kaku sendi akibat osteoartritis dan radang sendi lainnya terletak pada lamanya gejala berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pasien osteoartritis, rasa kaku biasanya hanya berlangsung beberapa menit dan berangsur membaik setelah tubuh mulai bergerak. Sementara itu, pada pasien radang sendi akibat peradangan, rasa kaku bisa bertahan hingga satu jam atau bahkan lebih lama.

Kaku sendi di pagi hari merupakan salah satu gejala paling umum dari ankylosing spondylitis, yaitu kondisi yang terutama menyerang tulang belakang, pinggul, dan lutut. Pada kondisi ini, pasien biasanya merasakan kekakuan paling kuat di area punggung bagian bawah dan leher.

Halaman Selanjutnya

Sama seperti rheumatoid arthritis dan osteoartritis, waktu istirahat yang panjang misalnya tidur selama sekitar 8 jam dapat membuat kekakuan semakin terasa pada penderita ankylosing spondylitis. Namun, keluhan biasanya dapat berkurang setelah mandi air hangat atau melakukan olahraga ringan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |