Barito Pacific Pastikan Tetap Konsolidasikan Neraca di Indonesia Meski Gencar Ekspansi Regional

4 hours ago 3

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

Jakarta, VIVA – Grup Barito Pacific menegaskan tetap menempatkan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan, investasi, konsolidasi, dan penciptaan nilai jangka panjang. Hal itu dilakukan di tengah perusahaan terus memperluas ekspansi bisnisnya di kawasan regional.

Konglomerasi asal Indonesia yang telah beroperasi selama 47 tahun sejak didirikan pada 1979 tersebut memiliki portofolio bisnis yang mencakup industri dasar dan energi terbarukan. Melalui sejumlah anak usahanya, Barito Pacific memperkuat posisi di sektor strategis sekaligus memperluas jangkauan bisnis ke pasar regional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Presiden Direktur PT Barito Pacific Tbk, Rudy Suparman menjabarkan, di sektor petrokimia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) menjadi salah satu motor utama pengembangan industri petrokimia nasional. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mengoperasikan naphtha cracker untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri domestik.

Sementara di sektor energi terbarukan, PT Barito Renewables Energy Tbk (Barito Renewables) mengoperasikan berbagai lapangan panas bumi dengan total kapasitas mencapai 926 MW. Kapasitas tersebut menjadi bagian dari kontribusi grup dalam menyediakan listrik bersih sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Grup Barito Pacific meningkatkan ekspansi bisnis secara terintegrasi. Di sektor petrokimia, Chandra Asri Group terus menambah kapasitas produksi dan mengembangkan berbagai produk turunan untuk mendukung kebutuhan industri domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Di sektor energi, Barito Renewables juga terus meningkatkan kapasitas terpasang energi hijau di wilayah operasionalnya. Strategi ekspansi tersebut kini diperluas ke pasar regional melalui investasi dan akuisisi sejumlah aset strategis di luar negeri. Meski demikian, ekspansi regional tersebut tetap diarahkan untuk memperkuat basis bisnis dan industri di Indonesia.

"Ekspansi ini tidak hanya bertujuan mendorong pertumbuhan bisnis dan skala usaha, tetapi juga memperkuat basis industri kami di Indonesia sebagai yang mendorong pertumbuhan industri hilir. Melalui kepemilikan aset Aster di Singapura, Chandra Asri Group dapat mendukung ketahanan energi nasional dengan menyuplai produk petroleum vital, seperti bensin, bahan bakar jet, gas oil, dan bitumen untuk kebutuhan berbagai industri dalam negeri,” ujar Rudy dikutip dari keterangannya, Senin, 21 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Kepemilikan Aster di Singapura menjadi salah satu bagian penting dari strategi tersebut. Aset regional ini memberikan Chandra Asri Group akses terhadap bisnis energi dan petrokimia yang lebih luas, sekaligus memperkuat kemampuan grup dalam melayani kebutuhan pasar Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |