BEI Suspensi 72 Saham karena Telat Laporan Keuangan Kuartal I 2026, Ini Daftar Emitennya

1 week ago 3

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:55 WIB

Jakarta, VIVA Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menjatuhkan sanksi kepada puluhan perusahaan tercatat yang belum memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan interim. Sebanyak 72 emiten resmi disuspensi karena belum menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 dan/atau belum melunasi denda atas keterlambatan penyampaian laporan tersebut.

Langkah tersebut dilakukan BEI sebagai bentuk penegakan kepatuhan terhadap kewajiban keterbukaan informasi di pasar modal. Penghentian sementara perdagangan saham atau suspensi mulai diberlakukan pada Kamis, 30 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pengumumannya, BEI menjelaskan bahwa sanksi diberikan berdasarkan Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi.

"Berdasarkan pemantauan kami, hingga tanggal 29 Juli 2026 terdapat 72 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 dan/atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut," tulis BEI dalam pengumuman resminya, Kamis, 30 Juli 2026.

Suspensi Mengacu Peraturan Bursa

BEI menjelaskan, penerapan suspensi mengacu pada ketentuan II.6.3 Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi. Sebelum penghentian perdagangan dilakukan, Bursa telah lebih dahulu menjatuhkan Peringatan Tertulis III disertai denda sebesar Rp150 juta kepada emiten yang belum memenuhi kewajiban pelaporan keuangan.

Selanjutnya, sesuai ketentuan II.6.4 Peraturan Bursa Nomor I-H, suspensi diberlakukan apabila hingga hari kalender ke-91 setelah batas waktu penyampaian laporan keuangan berakhir, perusahaan masih belum menyerahkan laporan keuangan interim atau telah menyampaikannya namun belum membayar denda sebesar Rp150 juta.

BEI menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi dan kepatuhan perusahaan tercatat terhadap regulasi pasar modal.

Empat Emiten Baru Disuspensi, 68 Lainnya Berlanjut

Dari total 72 perusahaan tercatat yang dikenai sanksi, BEI melakukan suspensi baru terhadap empat emiten di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan Kamis, 30 Juli 2026.

Sementara itu, terhadap 68 emiten lainnya, Bursa memutuskan melanjutkan status suspensi yang telah diberlakukan sebelumnya karena kewajiban penyampaian laporan keuangan maupun pembayaran denda masih belum dipenuhi.

Daftar 72 Emiten yang Disuspensi BEI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut daftar lengkap perusahaan tercatat yang dikenai suspensi oleh Bursa Efek Indonesia:

  1. ALTO – PT Tri Banyan Tirta Tbk
  2. ARKA – PT Arkha Jayanti Persada Tbk
  3. ARMY – PT Armidian Karyatama Tbk
  4. ARTI – PT Ratu Prabu Energi Tbk
  5. ASMI – PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk
  6. BEBS – PT Berkah Beton Sadaya Tbk
  7. BHAT – PT Bhakti Multi Artha Tbk
  8. BIKA – PT Binakarya Jaya Abadi Tbk
  9. BOSS – PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk
  10. BTEL – PT Bakrie Telecom Tbk
  11. CBMF – PT Cahaya Bintang Medan Tbk
  12. COAL – PT Black Diamond Resources Tbk
  13. COWL – PT Cowell Development Tbk
  14. CPRI – PT Capri Nusa Satu Properti Tbk
  15. CRAB – PT Toba Surimi Industries Tbk
  16. DEAL – PT Dewata Freightinternational Tbk
  17. DUCK – PT Jaya Bersama Indo Tbk
  18. ENVY – PT Envy Technologies Indonesia Tbk
  19. ETWA – PT Eterindo Wahanatama Tbk
  20. GAMA – PT Aksara Global Development Tbk
  21. GOLL – PT Golden Plantation Tbk
  22. GTBO – PT Garda Tujuh Buana Tbk
  23. HILL – PT Hillcon Tbk
  24. HITS – PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
  25. HKMU – PT HK Metals Utama Tbk
  26. HOME – PT Hotel Mandarine Regency Tbk
  27. HOTL – PT Saraswati Griya Lestari Tbk
  28. INAF – PT Indofarma Tbk
  29. INCF – PT Indo Komoditi Korpora Tbk
  30. INDX – PT Tanah Laut Tbk
  31. IPPE – PT Indo Pureco Pratama Tbk
  32. JMAS – PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk
  33. JSKY – PT Sky Energy Indonesia Tbk
  34. KAYU – PT Darmi Bersaudara Tbk
  35. KBRI – PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk
  36. LCGP – PT Eureka Prima Jakarta Tbk
  37. LCKM – PT LCK Global Kedaton Tbk
  38. LMAS – PT Limas Indonesia Makmur Tbk
  39. MABA – PT Marga Abhinaya Abadi Tbk
  40. MAGP – PT Miti Adiperkasa Plantation Tbk
  41. MKNT – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk
  42. MREI – PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk
  43. MTFN – PT Capitalinc Investment Tbk
  44. MTRA – PT Mitra Pemuda Tbk
  45. NUSA – PT Sinergi Megah Internusa Tbk
  46. PLAS – PT Polaris Investama Tbk
  47. PMMP – PT Panca Mitra Multiperdana Tbk
  48. POOL – PT Pool Advista Indonesia Tbk
  49. PTDU – PT Djasa Ubersakti Tbk
  50. PURE – PT Trinitan Metals and Minerals Tbk
  51. RAFI – PT Sari Kreasi Boga Tbk
  52. RIMO – PT Rimo International Lestari Tbk
  53. SBAT – PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk
  54. SIMA – PT Siwani Makmur Tbk
  55. SKYB – PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk
  56. SMMA – PT Sinar Mas Multiartha Tbk
  57. SMRU – PT SMR Utama Tbk
  58. SRIL – PT Sri Rejeki Isman Tbk
  59. SUGI – PT Sugi Energy Tbk
  60. SWAT – PT Sriwahana Adityakarta Tbk
  61. TAYS – PT Jaya Swarasa Agung Tbk
  62. TDPM – PT Tianrong Chemicals Industry Tbk
  63. TECH – PT Indosterling Technomedia Tbk
  64. TELE – PT Omni Inovasi Indonesia Tbk
  65. TGRA – PT Terregra Asia Energy Tbk
  66. TOPS – PT Totalindo Eka Persada Tbk
  67. TOYS – PT Sunindo Adipersada Tbk
  68. TRAM – PT Trada Alam Minera Tbk
  69. TRIL – PT Triwira Insanlestari Tbk
  70. TRUE – PT Triniti Dinamik Tbk
  71. UNIT – PT Nusantara Inti Corpora Tbk
  72. ZBRA – PT Dosni Roha Indonesia Tbk

Halaman Selanjutnya

BEI Tegaskan Pentingnya Kepatuhan Emiten

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |