BRICS Ingin Sekjen PBB DIjabat oleh Perempuan

1 hour ago 1

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:53 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri luar negeri negara-negara BRICS mendorong adanya peningkatan peran perempuan di organisasi internasional. Salah satunya menyoroti belum pernah adanya perempuan yang menjabat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

“Dalam proses pemilihan Sekjen PBB berikutnya, para menteri mencatat hanya satu warga Amerika Latin dan Karibia yang pernah menduduki posisi itu, serta belum pernah ada perempuan terpilih,” demikian isi pernyataan yang dirilis Jumat usai KTT di New Delhi. dikutip dari Sputnik, Sabtu, 16 Mei 2026,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para diplomat utama BRICS juga menyerukan representasi geografis yang adil di Sekretariat PBB dan organisasi internasional lain, serta peningkatan peran perempuan, terutama dari negara berkembang, pada seluruh tingkat kepemimpinan.

BRICS merupakan kelompok antarpemerintah yang dibentuk pada 2006 oleh Rusia, China, India, dan Brasil, dengan Afrika Selatan bergabung pada 2011. 

Lima negara tambahan bergabung dengan BRICS pada awal tahun 2024, yaitu Mesir, Etiopia, Iran, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi. Lalu, Indonesia menjadi anggota ke-11 yang bergabung ke BRICS pada tahun 2025. Tahun ini, India memegang keketuaan BRICS. (Ant)

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov

Menlu Rusia Dorong India Jadi Mediator Normalisasi Hubungan Iran-Negara Arab

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergey Lavrov mengusulkan agar India dapat menjadi mediator dalam upaya normalisasi hubungan antara Iran dengan negara-negara Arab.

img_title

VIVA.co.id

15 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |