Bukan Cuma Media Sosial, 14 Aplikasi Ini Punya Risiko Tinggi untuk Anak

4 days ago 2

Rabu, 16 September 2026 - 00:02 WIB

VIVA – Risiko penggunaan aplikasi digital bagi anak ternyata tidak hanya datang dari media sosial. Sejumlah platform yang digunakan untuk bermain game, menonton video, berkomunikasi, hingga berbelanja juga masuk dalam pemetaan pemerintah sebagai layanan dengan profil risiko tinggi terhadap anak.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melakukan evaluasi terhadap berbagai Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) dari Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dalam rangka penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan hingga September 2026, dikutip VIVA Rabu, 16 September 2026, ada sejumlah platform ditetapkan memiliki profil risiko tinggi. Status tersebut tidak otomatis berarti aplikasi bersangkutan berbahaya bagi semua pengguna, melainkan menunjukkan adanya tingkat risiko yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam konteks perlindungan anak.

Tidak Hanya X dan YouTube

Menariknya, daftar platform berisiko tinggi tersebut tidak hanya diisi media sosial.Terdapat 14 aplikasi atau layanan yang masuk dalam kategori tersebut.

Beberapa di antaranya adalah X, Pinterest, SnackVideo, YouTube, dan Discord. Platform-platform tersebut memang memiliki fitur komunikasi, berbagi konten, atau interaksi antarpengguna yang dapat membuat anak berhadapan dengan berbagai jenis konten dan pengguna lain.

Namun, daftar tersebut juga mencakup sejumlah aplikasi yang tidak secara langsung dikenal sebagai media sosial.

Platform belanja seperti Lazada dan Blibli turut masuk dalam daftar. Ada pula layanan hiburan seperti Vidio, aplikasi permainan seperti Hago, serta game Valorant, Goddess of Victory: NIKKE, Age of Empires Mobile, Teamfight Tactics Mobile, dan Crossfire: Legends.

Selain itu, terdapat Telegram yang dikenal sebagai aplikasi komunikasi, serta Apple Podcasts sebagai layanan untuk mengakses konten audio.

Mengapa Game dan Platform Hiburan Ikut Dinilai?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masuknya game dan layanan hiburan dalam pemetaan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak hanya berkaitan dengan media sosial.

Game online, misalnya, memungkinkan anak berinteraksi dengan pemain lain, menggunakan fitur komunikasi, serta mengakses sistem tertentu yang memiliki potensi risiko tersendiri. Demikian pula platform video dan layanan komunikasi yang menyediakan konten dari berbagai pengguna.

Halaman Selanjutnya

Karena itu, penilaian pemerintah mempertimbangkan karakteristik layanan dan potensi risiko terhadap anak. Platform dengan profil risiko tinggi kemudian memiliki kewajiban perlindungan yang lebih ketat sesuai ketentuan PP TUNAS.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |