Bukan Lagi Uji Coba, Robot Humanoid Kini Sudah Mulai Dipekerjakan di China

5 hours ago 1

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:07 WIB

Jakarta, VIVA China mulai mengerahkan robot humanoid di salah satu pusat logistik terbesar miliknya untuk membantu proses penyortiran paket. Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sektor logistik yang semakin mengandalkan otomatisasi dan kecerdasan buatan.

Robot humanoid tersebut digunakan di fasilitas logistik Jianggao yang berada di bawah pusat pos Guangzhou, Provinsi Guangdong. Di lokasi itu, robot bekerja bersama lengan robot otomatis dan forklift tanpa awak untuk menangani jutaan kiriman setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan media pemerintah China, robot humanoid yang digunakan di fasilitas tersebut mampu memproses hingga 1.200 paket per jam. Pusat logistik Guangzhou sendiri merupakan salah satu fasilitas pengiriman terbesar di negara tersebut. 

Rata-rata fasilitas itu menangani sekitar 6,5 juta kiriman per hari, sementara pada periode sibuk jumlahnya dapat melampaui 10 juta paket dalam sehari. Untuk menangani volume sebesar itu, operator logistik semakin mengandalkan sistem otomatis yang dapat beroperasi selama 24 jam dengan campur tangan manusia yang lebih sedikit.

"Robot humanoid digunakan untuk mengambil paket dari kontainer dan meletakkannya ke jalur penyortiran. Sementara itu, forklift otonom bertugas memindahkan barang di area gudang," demikian dikutip dari Interesting Engineering, Minggu, 31 Mei 2026.

Berbeda dengan robot industri konvensional yang umumnya hanya melakukan satu tugas tertentu, robot humanoid dirancang untuk bekerja di lingkungan yang sebelumnya dibuat untuk manusia.

Robot jenis ini dapat bergerak di area gudang, mengenali paket, berinteraksi dengan rak penyimpanan, serta menyesuaikan diri dengan berbagai tugas tanpa perlu perubahan besar pada tata letak fasilitas.

Penggunaan robot humanoid juga menjadi bagian dari strategi China untuk mempercepat pengembangan industri robotika. Dalam beberapa tahun terakhir, negara tersebut terus meningkatkan investasi di sektor robot dan kecerdasan buatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan-perusahaan China saat ini berlomba mengembangkan robot humanoid untuk berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, layanan publik, hingga perawatan lansia.

Sektor logistik menjadi salah satu bidang yang dinilai paling potensial karena kebutuhan pengiriman barang terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan e-commerce. Robot yang mampu menyortir, mengidentifikasi, dan memindahkan paket secara otomatis dinilai dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.

Halaman Selanjutnya

Penerapan di Guangzhou juga menunjukkan bahwa otomatisasi modern kini tidak lagi hanya mengandalkan mesin tunggal. Berbagai teknologi seperti robot bergerak, sistem visi komputer, kecerdasan buatan, dan kendaraan tanpa awak mulai diintegrasikan dalam satu ekosistem kerja.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |