VIVA – Neymar akhirnya kembali merasakan atmosfer Piala Dunia bersama Timnas Brasil. Momen itu terasa begitu emosional hingga sang bintang tak kuasa menahan air mata usai laga melawan Skotlandia, Kamis 25 Juni 2026.
Kembalinya Neymar ke lapangan terjadi hanya beberapa hari setelah dirinya menjadi bahan candaan Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, Lula sempat melontarkan sindiran yang viral di media sosial saat menghadiri sebuah acara di Belo Horizonte. Ketika seorang anak menyebut Neymar sebagai pemain terbaik Brasil saat ini, Lula justru menanggapinya dengan guyonan.
"Neymar bahkan tidak bermain. Dia pemain tim nasional pertama yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH)," kata Lula sambil tertawa.
Candaan tersebut muncul karena Neymar belum sekalipun tampil untuk Selecao pada dua laga awal Piala Dunia 2026. Saat Brasil bermain imbang melawan Maroko dan mengalahkan Haiti, pemain berusia 34 tahun itu hanya duduk di bangku cadangan karena belum pulih sepenuhnya dari cedera panjang yang menghantuinya.
Namun penantian panjang itu akhirnya berakhir. Pelatih Carlo Ancelotti memberikan kesempatan kepada Neymar untuk kembali mengenakan jersey kuning kebanggaan Brasil saat menghadapi Skotlandia. Penampilan tersebut sekaligus mengakhiri penantian selama 981 hari sejak terakhir kali membela tim nasional.
Laga itu menjadi momen spesial bagi Neymar. Brasil sukses menang 3-0 dan memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, sorotan terbesar justru tertuju kepada sang megabintang yang terlihat menangis saat merayakan kemenangan bersama keluarganya.
Neymar mengaku emosinya pecah ketika melihat sang ayah ikut meneteskan air mata di tribun stadion.
"Perasaan ini sulit dijelaskan. Setelah pertandingan berakhir saya melihat keluarga saya, melihat ayah saya menangis, dan saat itu sangat sulit menahan air mata," ujar Neymar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu mengakui perjalanan menuju momen ini bukanlah hal yang mudah. Cedera lutut parah yang dialaminya pada Oktober 2023 membuat kariernya sempat berada di titik terendah.
Serangkaian operasi, rehabilitasi panjang, hingga beberapa kali kemunduran dalam proses pemulihan harus ia jalani sebelum akhirnya bisa kembali ke lapangan. Neymar kemudian membangun kembali kebugarannya bersama Santos sebelum dipanggil lagi ke Timnas Brasil.
Halaman Selanjutnya
"Saya melewati masa-masa tersulit dalam hidup saya. Tetapi tujuan saya selalu sama, kembali ke tim nasional dan bermain lagi di Piala Dunia," katanya.

2 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)