Bukan Polisi, BPOM Kini Gandeng Pramuka Jaga Keamanan Obat dan Makanan

5 hours ago 3

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:07 WIB

Surabaya, VIVA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkuat strategi pengawasan obat, kosmetik, dan pangan dengan melibatkan generasi muda.

Sebanyak 100 anggota Pramuka di Surabaya disiapkan menjadi pelopor keamanan obat dan makanan agar edukasi kepada masyarakat semakin luas dan tidak hanya bergantung pada pengawasan petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BPOM membangun sistem pengawasan yang lebih kuat melalui pendekatan edukatif. Kehadiran para kader muda diharapkan mampu menyebarkan informasi mengenai produk yang aman hingga ke lingkungan sekolah, kampus, keluarga, dan masyarakat.

Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) SAKA POM Jawa Timur yang juga Kepala BPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, menilai perlindungan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan pengawasan dari pemerintah.

“Pengawasan obat dan makanan tidak akan maksimal jika hanya dilakukan oleh BPOM. Karena itu, kami membangun gerakan bersama dengan mencetak kader-kader muda SAKA POM yang mampu menjadi pelopor keamanan obat dan makanan di lingkungannya. Mereka kami bekali dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengenali produk yang memenuhi ketentuan, menyampaikan informasi yang benar, serta mengedukasi masyarakat secara langsung. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang BPOM untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat," kata Yudi Noviandi, Kamis, 30 Juli 2026.

Sebanyak 100 peserta yang mengikuti program tersebut terdiri atas Pramuka Penegak tingkat SMA atau sederajat serta Pramuka Pandega dari berbagai perguruan tinggi di Kota Surabaya.

Mereka mendapatkan pembekalan melalui tiga krida utama SAKA POM, yakni Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan, Krida Pemantauan Obat dan Makanan, serta Krida Informasi Obat dan Makanan. Melalui materi tersebut, para peserta dipersiapkan untuk menjadi edukator keamanan obat dan makanan di lingkungan masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mendapatkan materi di kelas, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai layanan digital BPOM dan praktik pengujian sederhana untuk mendeteksi bahan berbahaya pada pangan. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi dan praktik langsung agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan saat memberikan edukasi kepada masyarakat.

BPOM berharap kehadiran para kader muda ini dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat sehingga semakin banyak warga yang mampu mengenali, memilih, dan menggunakan obat, kosmetik, maupun pangan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Ilustrasi awet muda, toner

Bukan Operasi Plastik, Ini 6 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Seseorang Tampak Jauh Lebih Muda dari Usia Aslinya

Ingin terlihat awet muda? Ternyata ada 6 kebiasaan sederhana yang membuat seseorang tampak lebih muda secara alami tanpa operasi plastik atau perawatan mahal.

img_title

VIVA.co.id

30 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |