Bupati Aceh Tamiang Minta Fatwa ke Menhut soal Kayu Gelondongan: Jangan Sampai Dipanggil APH!

4 weeks ago 11

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:00 WIB

Jakarta, VIVA – Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi mengatakan pihaknya sudah mengangkut 85 persen gelondongan kayu di Pesantren Darul Mukhlisin, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. 

Hal itu disampaikan Armia dalam rapat koordinasi yang digelar pimpinan DPR RI dengan Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana dan kepala daerah terkait, Selasa, 30 Desember 2025.

Diketahui, Pesantren Darul Mukhlisin merupakan salah satu lembaga pendidikan yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang. Pesantren tersebut dikepung gelondongan kayu saat banjir bandang akhir November 2025 lalu. 

"Kemudian tumpukan kayu di Pesantren Darul Mukhlisin, sudah 85 persen kami angkut. Sekarang ini kayu yang besar sudah kami singkirkan, sudah kami tumpuk di pinggir sungai," kata Armia dalam rapat koordinasi (rakor) yang ditayangkan lewat YouTube TV Parlemen, Selasa, 30 Desember 2025.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi

Photo :

  • Tangkapan layar YouTube TV Parlemen

Armia pun mengaku telah meminta payung hukum terkait penggunaan kayu gelondongan tersebut ke Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni

Hal itu, kata dia, agar warga Aceh Tamiang tidak dijerat hukum ketika memanfaatkan kayu gelondongan yang terseret banjir tersebut.

Adapun jika diizinkan, Armia menyebut kayu-kayu gelondongan tersebut akan digunakan warga Aceh Tamiang untuk membuat kusen.

"Kami mohon fatwa dari Menteri Kehutanan mau diapakan kayu ini, apakah diserahkan ke kami untuk kami jadikan papan atau balok atau kusen sehingga ada fatwa yang kuat untuk kami melakukan hal tersebut," tutur dia. 

"Ini perlu penegasan, jangan sampai kami dipanggil-panggil sama APH (aparat penegak hukum) karena ini memang suatu bentuk komitmen kami untuk bisa membantu masyarakat Aceh Tamiang," pungkas Armia. 

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi

Bupati Aceh Tamiang: 216 Desa Terkena Banjir Bandang, Semuanya Lumpuh

Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyebut sebanyak 216 desa di wilayahnya terdampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu. Banjir membuat kondisi Aceh Tamiang lumpuh.

img_title

VIVA.co.id

30 Desember 2025

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |