Cara Kuliah di Inggris: Mulai dari Persiapan, Beasiswa hingga Tips Sukses

5 hours ago 1

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:34 WIB

Jakarta, VIVA – Kuliah di Inggris menjadi salah satu impian banyak mahasiswa Indonesia. Negara ini dikenal memiliki universitas bergengsi, sistem pendidikan berkualitas tinggi, serta lingkungan akademik yang mendorong inovasi dan penelitian. Tidak heran jika setiap tahun ribuan pelajar dari berbagai negara memilih Inggris sebagai tujuan studi.

Namun, bagi banyak orang, pertanyaan yang sering muncul adalah, bagaimana sebenarnya cara kuliah di Inggris? Apa saja yang harus dipersiapkan agar bisa diterima di universitas di sana?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan oleh calon mahasiswa sebelum memulai studi di Inggris. Mulai dari menentukan jurusan, mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris, hingga mencari sumber pendanaan atau beasiswa.

1. Menentukan Jurusan dan Universitas

Langkah pertama untuk kuliah di Inggris adalah menentukan jurusan yang ingin diambil serta universitas tujuan. Inggris memiliki ratusan universitas dengan berbagai pilihan program studi, mulai dari sains, teknologi, bisnis, hingga seni.

Penting untuk memilih program yang benar-benar sesuai dengan minat dan rencana karier. Hal ini juga akan membantu mahasiswa lebih fokus selama menjalani perkuliahan.

Salah satu contoh mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Inggris adalah Amelia Khairani Sutrisno yang kini berprofesi sebagai masinis MRT Jakarta. Ia mengambil program khusus di bidang perkeretaapian.

“Jurusannya aku ambil di University of Birmingham itu, khususnya Railway System Engineering and Integration,” kata Amelia saat ditemui di kawasan MRT Dukuh Atas Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026. 

Program tersebut berkaitan dengan teknologi sistem transportasi kereta yang terus berkembang di berbagai negara.

2. Mempersiapkan Kemampuan Bahasa Inggris

Universitas di Inggris umumnya mewajibkan calon mahasiswa internasional untuk memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS.

Persiapan tes ini tidak bisa dilakukan secara mendadak. Banyak calon mahasiswa mempersiapkannya jauh-jauh hari agar mendapatkan skor yang memenuhi syarat universitas tujuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amelia juga menekankan bahwa proses persiapan studi ke luar negeri membutuhkan waktu yang cukup panjang.

“Oke, sebetulnya pertama nyapin itu di tahun 2023 ya, karena untuk studi di luar negeri sendiri itu persiapannya harus cukup panjang, itu ada harus IELTS tes, harus secara apa namanya, untuk kesanapun harus disiapkan fundingnya dan lain sebagainya, itu kurang lebih persiapannya itu satu tahun sebetulnya,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya mulai mempersiapkan diri minimal satu tahun sebelum keberangkatan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |