Cegah Karhutla Meluas, Polisi Masifkan Patroli hingga Ground Checking Titik Panas

3 hours ago 1

Senin, 21 September 2026 - 16:30 WIB

Palembang, VIVA – Polda Sumatra Selatan (Sumsel) bersama jajaran memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Patroli hingga pengecekan titik panas dilakukan secara serentak untuk memastikan potensi kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar.

Pada Senin, 21 September 2026, personel gabungan dikerahkan untuk menyisir wilayah yang dinilai rawan karhutla. Patroli melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD, Satpol PP hingga pemerintah kecamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), misalnya, patroli gabungan dibagi menjadi dua zona. Personel menyusuri wilayah sepanjang jalan lintas Kecamatan Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, Rawas Ilir, Rawas Ulu dan Nibung.

Dari hasil patroli tersebut, tidak ditemukan titik karhutla. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Patroli serupa dilakukan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel. Dengan menggunakan kendaraan bermotor, personel menyisir sejumlah wilayah pedesaan di Kabupaten OKU Timur dan Ogan Ilir.

Hasil pemantauan di dua wilayah tersebut juga tidak menemukan titik apim Sementara itu, personel Polsek Ulu Ogan melakukan pengecekan langsung atau ground checking setelah mendapat informasi mengenai titik panas dari aplikasi pemantau hotspot.

Petugas mendatangi Desa Pedataran, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Dari hasil pengecekan, diketahui lahan perkebunan warga seluas sekitar setengah hektare sempat terbakar. Namun, saat petugas tiba di lokasi, api telah padam sepenuhnya.

Langkah pencegahan juga dilakukan jajaran Polres Empat Lawang. Polisi mendatangi para pekebun di Desa Lesung Batu dan Padang Titiran untuk memberikan imbauan agar tidak membuka maupun memperluas lahan dengan cara dibakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, pencegahan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, terutama untuk mencegah titik api meluas.

"Mitigasi dan pencegahan adalah kunci utama keberhasilan penanganan Karhutla. Sesuai arahan Bapak Kapolda, seluruh jajaran operasional baik di tingkat Polres, Polsek, hingga Brimob harus terus merapatkan barisan dan bergerak di lapangan. Kami tidak hanya menggencarkan patroli dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga merespons cepat setiap kemunculan hotspot agar tidak meluas dan meminimalisir dampak lingkungan," kata dia.

Halaman Selanjutnya

Polda Sumsel memastikan patroli dan pemantauan akan terus dilakukan di berbagai wilayah. Selain mendeteksi titik api, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah munculnya kebakaran baru.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |