Counter Strike: Global Offensive Kembali ke Steam, Pemain Klasik Antusias!

10 hours ago 1

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jakarta, VIVA – Setelah hampir tiga tahun “tergeser” oleh Counter‑Strike 2, Counter‑Strike: Global Offensive (CS:GO) kini kembali hadir di platform digital Steam dengan halaman toko mandiri lagi.

Kebangkitan terbaru ini langsung menarik perhatian komunitas gamer, mengingat CS:GO adalah salah satu shooter taktis paling legendaris dan berpengaruh di industri game.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gameplay Counter Strike: Global Offensive

Kembalinya CS:GO sebagai Game Mandiri di Steam

Pada Maret 2026, CS:GO kembali muncul di Steam sebagai judul yang berdiri sendiri, terpisah dari Counter‑Strike 2 yang sebelumnya mengambil alih perannya di layanan tersebut.

Game ini punya halaman toko sendiri lagi, meski tidak ditampilkan dalam hasil pencarian biasa di Steam pemain harus mengaksesnya melalui tautan langsung untuk menemukannya.

Sebelumnya, CS:GO sempat “tersembunyi” setelah resmi digantikan oleh Counter‑Strike 2 pada 2023. Versi klasik tersebut sempat tetap bisa dimainkan lewat beta tertentu di dalam CS2, tetapi hanya terbatas untuk bermain melawan bot tanpa fitur matchmaking resmi.

Meski masih belum memiliki matchmaking resmi, kembalinya CS:GO sebagai entitas terpisah memungkinkan pemain untuk mengunduh dan memainkan versi klasiknya tanpa harus mengutak‑atik pengaturan beta.

Pemain kini bisa kembali ke pengalaman klasik CS:GO dengan bergabung melalui server komunitas, menjelajahi map legendaris seperti Cache dan Cobblestone, atau sekadar menikmati nuansa permainan yang telah melekat sejak lama.

Tidak hanya itu, berita ini juga langsung mengangkat CS:GO ke chart “most played” di Steam, dengan puluhan ribu pemain yang kembali aktif memainkan versi lama ini, menunjukkan bahwa masih banyak gamer yang merindukan pengalaman shooter klasik tersebut.

Kenapa Valve Melakukan Ini?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Valve tidak memberikan pernyataan resmi mengapa CS:GO kembali dipisahkan dari Counter‑Strike 2. Namun spekulasi komunitas menyebutkan bahwa langkah ini bisa jadi sebagai respons terhadap permintaan para pemain yang masih menyukai gameplay klasik CS:GO yang berbeda sensasinya dibandingkan Counter‑Strike 2.

Beberapa penggemar berharap bahwa pemisahan ini juga bisa membuka peluang bagi CS:GO klasik untuk kembali mendapatkan dukungan fitur lainnya, atau setidaknya memberi pengalaman lengkap tanpa harus bergantung pada game yang lebih baru.

Halaman Selanjutnya

Warisan CS:GO dalam Dunia Game

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |