VIVA – Pembinaan sepakbola usia dini terus menjadi salah satu kunci penting dalam melahirkan pemain berkualitas di Indonesia. Melalui berbagai sekolah sepak bola (SSB), talenta-talenta muda mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter sejak dini.
Salah satu program pembinaan yang berjalan di Cikarang adalah Sekolah Sepak Bola (SSB) AQUA-Haier. Program ini menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan teknis, meningkatkan disiplin, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
President Director Haier Electrical Indonesia, Zhang Shoujiang, menilai sepak bola tidak hanya berbicara soal hasil pertandingan semata.
"Sepak bola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang membangun karakter, disiplin, dan keberanian mengejar mimpi. Melalui SSB AQUA-Haier, kami ingin hadir lebih dekat dengan generasi muda dan memberikan dukungan nyata bagi talenta-talenta lokal agar memiliki kesempatan berkembang lebih baik," ujar Zhang.
Menurut Zhang, pembinaan usia dini merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet masa depan. Karena itu, dukungan terhadap sekolah sepak bola dinilai memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih kompetitif.
Salah satu hasil nyata dari proses pembinaan tersebut terlihat dari perjalanan Dafa Al Gasemi. Kiper muda asal Cikarang itu merupakan alumni SSB AQUA-Haier yang bergabung sejak usia sembilan tahun. Berkat perkembangan yang ditunjukkannya, Dafa kemudian dipercaya memperkuat Timnas Indonesia U-17 pada ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Kisah Dafa menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini mampu membuka jalan bagi pemain muda untuk tampil di level internasional. Keberhasilannya juga menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda yang tengah meniti karier di sekolah sepak bola.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain fokus pada pengembangan pemain, program ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelatihan sepak bola usia dini di berbagai daerah. Dukungan terhadap kompetisi dan pembinaan berkelanjutan dinilai penting agar semakin banyak talenta Indonesia yang mendapat kesempatan berkembang.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola, pembinaan akar rumput menjadi aspek yang semakin krusial. Dari sekolah sepak bola seperti inilah diharapkan lahir generasi baru pesepak bola Indonesia yang mampu bersaing di panggung nasional maupun internasional.
Ada 280 Juta Alasan di Balik Ambisi Besar John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengirim pesan tegas kepada para pendukung Garuda jelang rangkaian pertandingan penting yang akan dijalani pada Juni 2026. Menurut
VIVA.co.id
31 Mei 2026

3 hours ago
1















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)