VIVA – Pelatih tim muda Manchester United, Darren Fletcher, melontarkan kritik keras kepada Manchester City dan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah timnya kalah 1-2 pada final Piala FA Youth 2026 di Stadion Joie, Jumat waktu setempat. Fletcher menilai suasana final terlalu berpihak kepada City, termasuk saat perayaan pengangkatan trofi usai pertandingan.
Menurut Fletcher, perayaan yang dilakukan Manchester City terasa berlebihan untuk ukuran final kompetisi usia muda. Ia menyoroti keputusan panitia stadion yang membacakan nama setiap pemain hingga pelatih satu per satu saat seremoni juara berlangsung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Bukan hanya menyaksikan tim mengangkat trofi, tetapi juga ikut parade Man City saat final Piala FA Youth. Saya belum pernah mendengar nama pelatih individu diteriakkan dan setiap pemain dipanggil satu per satu,” ujar Fletcher dikutip dari Manchester Evening News, Jumat, 15 Mei 2026.
Manchester United harus mengakui keunggulan rival sekotanya setelah gol telat Reigan Heskey memastikan kemenangan City. Seusai laga, Fletcher mengaku kecewa dengan berbagai hal di sekitar pertandingan, mulai dari lokasi final hingga prosesi perayaan juara.
Ia juga menyebut final tersebut terasa seperti milik Manchester City, padahal Piala FA Youth merupakan kompetisi resmi milik FA. Fletcher mengaku kecewa terhadap federasi karena dianggap gagal menjaga netralitas pertandingan.
“Saya kecewa dengan FA atas semua yang terjadi di sekitar pertandingan ini, mulai dari lokasi hingga seluruh atmosfer pertandingan,” katanya.
Kontroversi lokasi final memang sudah menjadi sorotan sejak sebelum pertandingan digelar. Biasanya final Piala FA Youth dimainkan di stadion utama klub, tetapi Manchester City tidak menggunakan Etihad Stadium dengan alasan adanya pekerjaan konstruksi di sekitar area stadion.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
FA sempat berharap laga dapat dimainkan di Etihad. Bahkan Manchester United dikabarkan menawarkan Old Trafford sebagai alternatif venue, namun tawaran tersebut ditolak City. Akhirnya pertandingan tetap dimainkan di Stadion Joie yang berkapasitas sekitar 7.000 penonton.
Fletcher menilai keputusan tersebut merugikan atmosfer final kompetisi bersejarah tersebut. Ia menyebut banyak hal dalam penyelenggaraan pertandingan yang seharusnya bisa ditangani lebih baik oleh FA.
Halaman Selanjutnya
“Ini kompetisi bersejarah. Rasanya seperti kompetisi milik Manchester City sepanjang persiapan hingga akhir pertandingan,” ujar Fletcher.

8 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
