VIVA – Como 1907 berhasil mencatat sejarah baru dengan mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2026/2027. Klub milik pengusaha Indonesia Hartono bersaudara itu memastikan finis di posisi empat besar Serie A setelah melalui persaingan ketat hingga pekan terakhir kompetisi.
Kepastian lolos ke Liga Champions diraih setelah Como mengalahkan Cremonese dengan skor 4-1 pada laga penutup musim. Hasil tersebut semakin sempurna karena di saat bersamaan AC Milan harus menelan kekalahan 1-2 dari Cagliari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Juventus yang sebelumnya sudah kehilangan momentum kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan Torino 2-2. Hasil tersebut membuat Bianconeri gagal menembus zona Liga Champions.
Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas
Photo :
- REUTERS/Daniele Mascolo
Como akhirnya menutup musim di peringkat keempat dengan koleksi 71 poin, unggul satu angka atas AC Milan dan dua poin dari Juventus. Pencapaian ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya klub asal Lombardia tersebut berhasil lolos ke kompetisi elite Eropa.
Keberhasilan Como semakin menarik perhatian karena diraih tanpa mengandalkan pemain dengan gaji selangit. Sebagai tim yang baru promosi ke Serie A pada musim sebelumnya, Como lebih mengedepankan sistem dan perencanaan matang dalam membangun skuad.
Saat Cesc Fabregas bergabung, Como bahkan masih berkompetisi di Serie B. Sejak saat itu, mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea tersebut ikut terlibat dalam pembangunan klub, termasuk pengembangan fasilitas latihan.
Di balik keberhasilan Como menembus Liga Champions bersama Napoli, Inter Milan, dan AS Roma, Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, mengungkapkan bahwa proses perekrutan pemain menjadi salah satu fondasi penting kesuksesan klub.
Menurut Mirwan, Como tidak hanya mencari pemain berbakat, tetapi juga memastikan setiap rekrutan sesuai dengan kebutuhan tim melalui proses seleksi yang panjang dan terukur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pertama-tama harus ada dari tim rekrutmen yang mempelajari dari sisi data, nanti kalau datanya udah masuk, udah terfilter misalnya, baru dimajukan ke tahap berikutnya," ungkapnya dalam wawancara di kanal YouTube Helmy Yahya Bicara.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan data memungkinkan tim merekrut pemain secara lebih efisien karena mampu menyaring ratusan hingga ribuan nama dalam waktu singkat.
Halaman Selanjutnya
"Biasanya kalau kita mencari pemain sayap kiri atau kanan, data itu bisa melihat 1000 pemain, 500 pemain dengan amat sangat cepat. Sehingga mereka bisa mempertajam, oke ini 30 pemain yang harus kita lihat," sambungnya.

1 week ago
7














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)