Disanksi AFC Rp3,5 Miliar, Persib Bandung Akui Kecewa

2 hours ago 2

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:58 WIB

VIVA – Persib Bandung akhirnya menyampaikan pernyataan resmi setelah dijatuhi sanksi berat oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akibat insiden dalam laga melawan Ratchaburi FC pada ajang AFC Champions League Two 2025-2026, 18 Februari 2026.

Berdasarkan keputusan AFC Disciplinary and Ethics Committee tertanggal 13 Mei 2026, Persib dikenai denda sebesar USD200.000 atau sekitar Rp3,5 miliar. Selain itu, Maung Bandung juga mendapat hukuman penutupan stadion pada laga kandang di kompetisi AFC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AFC menyebut Persib melanggar sejumlah regulasi terkait perilaku penonton dan penyelenggaraan pertandingan. Beberapa insiden yang disorot antara lain penggunaan flare dan kembang api, pelemparan benda ke lapangan, invasi area pertandingan, hingga akses stadion yang dinilai terhalang penonton.

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mengaku kecewa dan prihatin atas sanksi tersebut. Meski demikian, Persib menegaskan tetap menghormati keputusan AFC sebagai bentuk komitmen terhadap profesionalisme dan tata kelola sepak bola internasional.

Dalam pernyataan resminya, Persib menilai tindakan yang terjadi seharusnya bisa dihindari karena berdampak besar terhadap klub, baik secara finansial maupun reputasi di level Asia.

Klub menyebut nilai denda Rp3,5 miliar bukan jumlah kecil. Dana tersebut dinilai bisa digunakan untuk pengembangan fasilitas, pembinaan jangka panjang, operasional tim, hingga peningkatan daya saing Persib di kompetisi Asia.

Kerugian Persib juga berpotensi bertambah karena adanya hukuman laga kandang tanpa penonton. Situasi itu membuat klub kehilangan pemasukan pertandingan sekaligus atmosfer dukungan langsung dari Bobotoh.

Persib menegaskan dampak hukuman ini tidak hanya dirasakan klub, tetapi juga jutaan Bobotoh yang selama ini memberikan dukungan secara tertib. Manajemen menilai tindakan segelintir oknum telah mencoreng citra positif yang dibangun bersama dalam beberapa tahun terakhir.

“Persib percaya bahwa cinta terhadap klub harus diwujudkan melalui tanggung jawab,” tulis Persib dalam pernyataan resminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari sistem keamanan, koordinasi panitia pelaksana, manajemen risiko pertandingan, hingga langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Momentum ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh elemen klub agar energi besar Bobotoh tetap menjadi kekuatan positif untuk membawa Persib semakin kompetitif di level Asia.

Halaman Selanjutnya

“Menjaga kehormatan serta masa depan klub ini di level Asia adalah tanggung jawab bersama,” tulis Persib.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |