Jakarta, VIVA – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk tidak patah arang dalam memimpin Korps Adhyaksa meski tengah diterpa kasus korupsi yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Dia menegaskan, agenda pemberantasan korupsi harus tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, kesalahan segelintir oknum tidak boleh sampai meruntuhkan maruah penegakan hukum institusi tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Peristiwa ini tentu menjadi pukulan telak bagi Kejaksaan Agung. Tapi selaku pimpinan, jangan sampai semangat Jaksa Agung kendor karena bisa melemahkan kinerja instansi," kata Gus Fahrur dalam keterangannya, Selasa, 28 Juli 2026.
Gus Fahrur mendorong Jaksa Agung untuk transparan dalam kasus Febrie Adriansyah. Ia menilai perlu ada evaluasi internal secara menyeluruh guna memastikan bahwa sistem penanganan perkara berjalan profesional serta kebal dari intervensi pihak luar.
"Ini adalah ujian besar kepemimpinan dan integritas. Pemimpin yang baik diukur dari keberaniannya membenahi institusi, bukan menghindari masalah," tutur dia.
Di sisi lain, Gus Fahrur juga meminta masyarakat tetap objektif dalam menilai kinerja Kejagung. Ia mengingatkan bahwa rekam jejak institusi tersebut dalam beberapa tahun terakhir cukup gemilang, terutama keberhasilannya mengungkap kasus-kasus korupsi kakap dan menyelamatkan aset negara dalam jumlah besar.
"Prestasi tetap harus diapresiasi, tetapi kekurangan juga harus diperbaiki. Penilaian harus objektif, adil, dan proporsional," ucap Gus Fahrur.
Untuk mencegah terjadinya penyimpangan serupa, Gus Fahrur menyarankan adanya reformasi kultural dan struktural di dalam tubuh lembaga tersebut.
"Prioritasnya adalah memperkuat pengawasan internal, membangun budaya integritas, dan memperbaiki sistem agar penyimpangan tidak terulang," ujarnya.
Terkait estafet kepemimpinan dengan ditunjuknya Jampidsus yang baru, ia mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses tersebut. Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat membuktikan taringnya lewat kinerja yang independen dan berintegritas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gus Fahrur pun menaruh optimisme tinggi bahwa kasus Febrie Adriansyah ini bisa menjadi titik balik kebangkitan Korps Adhyaksa jika dikelola dengan cara yang benar.
"Jika ujian ini berhasil dilewati dengan baik, kepercayaan publik terhadap Kejaksaan dan penegakan hukum akan semakin kuat karena hukum terbukti mampu mengoreksi dirinya sendiri," pungkas dia. (Ant)
Kematian Karumga Eks Jampidsus Masih Misteri, DPR: Seret Pelakunya Tanpa Kompromi!
Anggota Komisi III DPR, Bimantoro Wiyono mendesak Polda Metro Jaya segera memberikan kepastian hukum di balik misteri kematian Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
VIVA.co.id
28 Juli 2026

9 hours ago
1











