Dongkrak Produksi Padi, Penyuluh di Surade Inisiasi Demplot PM-AAS secara Swadaya

2 hours ago 1

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:30 WIB

Jakarta, VIVA – Penyuluh pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menginisiasi penerapan metode PM-AAS melalui kegiatan demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya.

Koordinator BPP Surade, Rimawan mengatakan, kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk memperkenalkan teknologi budidaya kepada petani, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan, sejak awal pelaksanaan, banyak petani yang datang untuk melihat langsung proses budidaya, dan tertarik mempelajari teknologi yang diterapkan.

Ilustrasi bekerja sama menanam padi

Seluruh kebutuhan kegiatan mulai dari penyediaan benih, pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga panen, dilakukan secara swadaya oleh BPP sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat adopsi inovasi di tingkat petani.

"Alhamdulillah, antusias petani sangat tinggi. Mereka ingin melihat langsung bagaimana penerapan metode PM-AAS di lapangan sehingga diharapkan dapat diterapkan lebih luas pada musim tanam berikutnya," kata Rimawan dalam keterangannya, Kamis, 9 Juli 2026.

Kegiatan demplot salah satunya dilakukan dengan luas sekitar 2.000 meter persegi, menggunakan varietas padi Pajajaran yang dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Sukarama, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade.

Menurut Rimawan, potensi pengembangan demplot masih sangat besar. Di Desa Cipeundeuy masih tersedia sekitar 2 hektare lahan, yang belum ditanami dan berpotensi menjadi lokasi perluasan penerapan metode PM-AAS. Namun, keterbatasan modal masih menjadi kendala utama bagi pengembangan kegiatan tersebut.

"Untuk lahan sebenarnya masih cukup luas, sekitar 2 hektare yang masih kosong. Kendala utama saat ini adalah permodalan sehingga perlu dukungan berbagai pihak agar penerapan teknologi ini dapat diperluas," ujarnya.

Metode PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi yang mengoptimalkan pengelolaan tanaman dan sumber daya secara efisien. Penerapan metode PM AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, dan meningkatkan pendapatan petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kegiatan demplot ini, penyuluh pertanian berharap petani dapat melihat secara langsung manfaat teknologi sebelum menerapkannya di lahan masing-masing.

Inisiasi yang dilakukan secara swadaya oleh BPP Surade menunjukkan peran aktif penyuluh pertanian sebagai motor penggerak inovasi di lapangan. Ke depan, dukungan permodalan dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperluas penerapan metode PM-AAS sehingga semakin banyak petani yang memperoleh manfaat dari peningkatan produktivitas usaha tani padi.

Sejumlah pekerja melakukan proses pengeringan gabah hasil panen padi.

Luas Panen Menyusut, BPS: Produksi Padi Anjlok Jadi Cuma 4,92 Juta Ton di Mei 2026

Ateng menyampaikan, produksi padi tercatat turun 3,43 persen dari Mei 2025 yang sebesar 5,09 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), menjadi 4,92 juta ton GKG pada Mei 2026.

img_title

VIVA.co.id

1 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |