VIVA – Klub promosi Como 1907 menjadi kejutan di Serie A musim 2025/2026 setelah menempati posisi keempat klasemen sementara dan membuka peluang lolos ke Liga Champions. Tim asuhan Cesc Fabregas itu tampil konsisten sepanjang musim, namun menghadapi tantangan besar terkait stadion dan kondisi finansial jika berhasil melaju ke kompetisi elite Eropa tersebut.
Como berhasil bersaing dengan klub-klub besar Italia dan bahkan unggul dari tim mapan seperti AS Roma dan Juventus dalam perebutan tiket Liga Champions. Pencapaian ini menjadi sorotan mengingat dua musim lalu mereka masih bermain di Serie B.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perjalanan Como semakin mencuri perhatian karena klub ini sempat mengalami masa sulit sebelum bangkit berkat investasi besar dari pemiliknya. Kini, peluang tampil di Liga Champions semakin terbuka lebar, meski sejumlah kendala mulai muncul di luar lapangan.
Salah satu tantangan utama adalah stadion kandang mereka, Stadio Giuseppe Sinigaglia, yang belum memenuhi standar UEFA untuk menggelar pertandingan kompetisi Eropa. Como harus melakukan renovasi besar agar stadion tersebut sesuai regulasi.
Jika renovasi tidak rampung sebelum September 2026, Como terpaksa mencari stadion alternatif untuk laga kandang. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menggunakan Mapei Stadium, markas milik Sassuolo, sebagai solusi sementara.
Selain infrastruktur, Como juga menghadapi tantangan dari sisi keuangan. Klub ini dimiliki oleh keluarga Hartono dari Indonesia, yang mengambil alih saat Como mengalami kebangkrutan di masa lalu. Investasi besar yang dilakukan memang meningkatkan performa tim, namun berdampak pada kondisi finansial klub.
Laporan keuangan hingga Juni 2025 menunjukkan Como mengalami kerugian sebesar 105 juta euro. Kondisi ini menjadi perhatian dalam kaitannya dengan aturan Financial Fair Play UEFA yang mengharuskan klub menjaga keseimbangan keuangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
UEFA diperkirakan masih memberikan toleransi pada musim pertama jika Como lolos ke kompetisi Eropa. Namun, selanjutnya klub harus menyesuaikan kondisi finansial melalui skema Settlement Agreement agar tetap mematuhi regulasi.
Meski menghadapi berbagai tantangan, performa Como musim ini tetap mendapat apresiasi. Dari tim yang sempat terpuruk hingga kini bersaing di papan atas Serie A, mereka menjadi salah satu kisah menonjol di kompetisi domestik Italia musim ini.
Terpopuler: Go Ahead Eagles Balas Protes NAC Breda, Fabregas Kenang Michael Hartono
Sejumlah artikel di kanal VIVA Bola masuk dalam deretan terpopuler sepanjang Senin 23 Maret 2026. Salah satunya terkait Go Ahead Eagles merespons protes NAC Breda.
VIVA.co.id
24 Maret 2026

4 weeks ago
18










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















