Dugaan Serangan Houthi ke Makkah, Kemlu Keluarkan Imbauan untuk WNI di Arab Saudi

2 days ago 10

Kamis, 17 September 2026 - 16:50 WIB

VIVA –Kementerian Luar Negeri mengeluarkan imbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menyusul dengan dugaan serangan yang dilakukan kelompok Houthi dari Yaman ke Arab Saudi Selasa lalu.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah, mengatakan pihak Arab Saudi telah beberapa kali mengelurkan peringatan potensi bahaya keamanan untuk sejumlah wilayah termasuk Mekkah, Jeddah dan Taif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perwakilan RI di Arab Saudi mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi Arab Saudi," kata Heni dalam keterangan resminya dikutip Kamis 17 September 2026.

Terkait kondisi WNI di tengah situasi tersebut, Heni memastikan tidak ada laporan soal WNI terdampak bahaya yang terjadi.

"Perwakilan RI di Arab Saudi juga terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi intensif dengan otoritas setempat," katanya.

Apabila berada dalam kondisi darurat, WNI di Arab Saudi dapat menghubungi KBRI Riyadh melalui hotline +966 569173990 atau KJRI Jeddah via hotline +966 50 360 9667.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Selasa 15 September kemarin, pihak otoritas Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan kepada masyarakat setempat untuk tetap berada dalam ruangan, menghindari area terbuka dan kerumunan, serta mengikuti arahan resmi.

Dinas Pertahanan Sipil Arab Saudi kemudian menyatakan situasi bahaya telah berakhir dan masyarakat diizinkan kembali beraktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan arahan pemerintah setempat.

Sementara itu, pada Rabu kemarin, juru bicara resmi Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan pasukan pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) yang hendak memasuki wilayah udara di Kota Makkah Selasa malam kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat, Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone musuh yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah," kata juru bicara tersebut, menurut laporan kantor berita Arab Saudi SPA.

Drone itu dicegat di bagian selatan Makkah. Aksi bermusuhan dan tindak teroris itu merupakan upaya kedua untuk menargetkan Makkah, setelah upaya pertama menggunakan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

Halaman Selanjutnya

Kemudian, Gerakan Ansar Allah atau juga dikenal dengan Houthi menyatakan pihaknya tidak menimbulkan ancaman apa pun terhadap kota suci Makkah dan tempat-tempat suci Islam lainnya di Arab Saudi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |